Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Warga Curiga Lihat Cara Berjalan Korban Aneh, Kasus Ayah Cabuli Anak 9 Tahun Sejak 2017 Terbongkar

Seorang ayah tiri di Manggarai, Jakarta Selatan ditangkap karena cabuli anaknya, warga curiga dengan cara berjalan sang bocah.

Warga Curiga Lihat Cara Berjalan Korban Aneh, Kasus Ayah Cabuli Anak 9 Tahun Sejak 2017 Terbongkar
Ilustrasi. (Surya/Ahmad Zaimul Haq) 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang ayah tiri di Manggarai, Jakarta Selatan ditangkap karena cabuli anaknya, warga curiga dengan cara berjalan sang bocah.

Aksi bejat D, seorang ayah tiri yang memperkosa anak perempuannya yang baru berusia 9 tahun akhirnya terbongkar.

Selama dua tahun sejak 2017, D nekat memperkosa anak kandung istrinya sendiri.

Warga Kelurahan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan sempat mencurigai kondisi bocah perempuan korban pencabulan ayah tirinya yang berinisial D.

 Kisah Pilu Polwan yang Pilih Akhiri Hidup Saat Kerja dengan Senior yang Pernah Memperkosanya!

Eko Koco selaku ketua RT menjelaskan jika dirinya sempat mendapati info kecurigaan tersebut dari warga sekitar.

Warga curiga lantaran korban selalu melebarkan kakinya ketika berjalan.

"Warga yang di RT 10 saja yang tempat mereka 1,5 tahun ngontrak sempat curiganya gini. 'kok kamu kenapa kok jalannya begitu?'. Anaknya bilang, saya enggak apa apa kok," kata Eko ketika ditemui di rumahnya, Senin (2/12/2019)

Ternyata kecurigaan warga itu terbukti. Bocah berusia sembilan tahun itu akhirnya mengaku jika dirinya telah menjadi korban pencabulan ayah tirinya.

"Akhinya dia cerita sama salah satu warga. 'Kamu kenapa?' Akhirnya dia cerita dah sama salah satu warga. 'Kenapa sih bisik bisik?' kata warga. 'Saya diperkosa sama bapak saya'  langsung geger itu," kata Eko.

Sontak berita itu pun membuat geger warga setempat. Tanpa pikir panjang, Eko pun langsung membawa perempuan kecil itu ke rumah sakit untuk memeriksa kesehatan. Namun pihak rumah sakit menganjurkan untuk membawa korban ke polsek terlebih dahulu.

HALAMAN 2 >>>>>>>>

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Salma Fenty Irlanda
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas