Hujan Deras Belasan Jam Guyur Jakarta, Rel di Stasiun Tanah Abang Tergenang 50 Cm
Hujan belasan jam di Jabodetabek juga mengakibatkan rel Kereta Api Listrik (KRL) tergenang hingga 50cm.
Penulis:
Rina Ayu Panca Rini
Editor:
Choirul Arifin
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Hujan belasan jam di Jabodetabek juga mengakibatkan rel Kereta Api Listrik (KRL) tergenang hingga 50cm.
Satu diantaranya relasi perjalanan KRL Commuter Line Stasiun Tanah Abang menuju Serpong/Parung Panjang/Maja dan Rangkasbitung tidak dapat dilakukan.
"Jalur 5 dan 6 Stasiun Tanah Abang terdampak luapan air dari kali Ciliwung dengan ketinggian air hingga 50 cm di atas Kop Rel," ujar Kahumas PT KAI Daop 1 Jakarta, Eva Chairunisa dalam keterangannya Rabu (1/1/2020).
Selain itu, jalur lintas antara Pondok Ranji - Kebayoran ketinggian air mencapai 20 cm di atas Kop Rel, sehingga berdampak pada perjalanan KRL dari Parung Panjang/Serpong/Maja/Rangkasbitung yang hanya dapat dioperasikan sampai dengan Pondok Ranji.
Baca: Stasiun Tanah Abang Kebanjiran, KRL ke Serpong dan KA Bandara Berhenti Beroperasi
Perjalanan Kereta Api dari arah Stasiun Tanah Abang belum dapat dilakukan.
Baca: Warga Jatimulya Bekasi Heran, Banjir di Pemukimannya Hingga Sepinggang Orang Dewasa
"Atas kondisi sejumlah prasarana yang terdampak banjir tersebut maka untuk keselamatan dan keamanan perjalanan Kereta Api, PT KAI daop 1 melakukan sejumlah langkah berupa perubahan pola operasi hingga pembatalan perjalanan," lanjut keterangan itu.
Pasar Senen Aman
Untuk keberangkatan KA Jarak Jauh baik dari Stasiun Pasar Senen dan Gambir tidak mengalami keterlambatan.
Namun PT KAI Daop 1 tetap menghimbau agar para pengguna jasa KA Jarak Jauh dapat mengatur keberangkatannya lebih awal menuju stasiun agar tidak tertinggal kereta mengingat sejumlah ruas jalan raya juga terdapat titik banjir.
Baca: FOTO-FOTO: Mobil dan Rumah Warga Terendam Banjir di Jakarta, Tangerang dan Bekasi
Hingga kini seluruh tim PT KAI Daop 1 Jakarta terus melakukan pemantauan kondisi dilintas untuk dapat memastikan keselamatan dan keamanan perjalanan Kereta Api di sejumlah area jalur rel yang terdampak banjir.