Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Banjir Jakarta

Update Banjir Jakarta, Tol Cipali KM 136 yang Sempat Tergenang Kini Bisa Dilewati Kendaraan

Sebelumnya sempat terendam banjir, Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) dilaporkan sudah bisa dilalui dengan aman oleh kendaraan.

Update Banjir Jakarta, Tol Cipali KM 136 yang Sempat Tergenang Kini Bisa Dilewati Kendaraan
Tangkap Layar YouTube KompasTV
Tangkap Layar YouTube KompasTV Tol Cipali Banjir Tahun Baru 

TRIBUNNEWS.COM - Sempat terendam banjir, jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) dilaporkan sudah bisa dilalui dengan aman oleh kendaraan.

Jalan tol tersebut sempat tergenang air akibat curah hujan yang tinggi, sejak pukul 18.00 WIB sore, Selasa (31/12/2019).

“Namun demikian, kami mengimbau pengguna jalan tol agar tetap waspada dan berhati-hati dalam berkendara karena kondisi cuaca hujan hampir sepanjang hari jelang pergantian tahun ini,” ujar Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan Hengki Angkasawan melalui keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Rabu (1/1/2020).

Untuk antisipasi genangan air terjadi kembali, Hengki menjelaskan, Kemenhub telah berkoordinasi dengan kepolisian, pengelola jalan tol dan stakholder terkait untuk melakukan pengalihan jalur dengan menyiapkan jalur non tol yaitu jalur pantai utara (Pantura).

 Ilustrasi Tol Cipali saat dipakai pemudik musim lebaran 2019(KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)
Ilustrasi Tol Cipali saat dipakai pemudik musim lebaran 2019(KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG) ()

Berdasarkan laporan dari Posko Monitoring Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di kantor Pusat Kemenhub dan dari Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) di lapangan, dilaporkan lokasi genangan air terjadi di Jalan Tol Cipali Arah Palimanan Km 132-136 A atau arah Jakarta Km 140-136 B.

Adapun perkiraan tinggi banjir mencapai 50 cm.

“Berdasarkan laporan yang kami terima, genangan air yang terjadi ini bukan diakibatkan tidak berfungsinya saluran air atau drainase jalan tol, tetapi diduga berasal dari kiriman air dari luar jalan tol,” jelas Hengki.

Sistem drainase yang ada di jalan tol hanya berfungsi sebagai saluran untuk menampung dan mengalirkan air hujan dan/atau air yang berasal dari permukaan badan jalan tol.

"Jadi tidak berfungsi untuk menampung air akibat adanya perubahan tata guna lahan dan tata ruang sekitar jalan tol," ungkap Hengki.

(Kompas.com/Elsa Catriana)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sempat Tergenang Air, Tol Cipali KM 136 Sudah Bisa Dilewati Kendaraan

Editor: Garudea Prabawati
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas