Tribun

Banjir di Jakarta

Menteri PUPR Sebut Tinjauan Jokowi ke Waduk Pluit Memastikan Semua Alat Normal

Presiden ingin memastikan semua alat penanganan banjir yang ada di Waduk tersebut berfungsi secara optimal.

Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Menteri PUPR Sebut Tinjauan Jokowi ke Waduk Pluit Memastikan Semua Alat Normal
Biro Pers Kepresidenan
Presiden Jokowi berdialog dengan salah satu petugas di Waduk Pluit, Jakarta Utara. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo secara mendadak meninjau Waduk Pluit, Jakarta Utara, Jumat (3/1/2020) pagi.

Presiden ingin memastikan semua alat penanganan banjir yang ada di Waduk tersebut berfungsi secara optimal.

Dihubungi secara terpisah oleh Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengatakan, sidak Presiden tersebut merupakan langkah yang tepat.

“Presiden tentunya ingin memastikan Waduk Pluit yang berfungsi sebagai tampungan sementara (polder) yang masuk dari Kali Cideng (termasuk Kali Pakin dan Kali Jelangkeng), anak Kali Ciliwung (Kali Besar) dan saluran drainase sekitarnya dapat beroperasi dengan normal,” ucap Basuki.

Baca: Pengakuan Sopir Truk Nekat Terobos Banjir 1 Meter di Kebon Jeruk Jakarta Barat: Sudah Empat Kali

Selain itu, waduk ini dilengkapi dengan pompa yang fungsi utamanya pada saat kondisi banjir dan pasang air laut (rob), dimana air akan dipompa dari Waduk Pluit ke laut.

Basuki menjelaskan, tampungan Waduk Pluit adalah 3,29 juta m3 yang dilengkapi dengan 3 rumah pompa berkapasitas total 49 m3 per detik.

Baca: Banjir Jabodetabek, Satu Keluarga Tewas Terpapar Asap Genset, Dua Titik di Bogor Jadi Kampung Mati

“Daerah yang dilayani Waduk Pluit seluas 2080 hektar, termasuk di dalamnya pusat kegiatan ekonomi dan pemerintahan (Monas, Pasar Baru, Mangga Dua, Duri, Kota, dan lain-lain). Waduk Pluit menjadi bagian sistem tata air pada kawasan sekitar Istana,” ucap Basuki.

Pengoperasian Waduk Pluit berada dibawah tanggungjawab Pemprov DKI Jakarta.

Waduk Pluit selesai dibangun tahun 1973, sedangkan pompanya mulai dibangun tahun 1978 dan selesai 1984. Rehabilitasi terakhir selesai dilaksanakan 2014.

Diktahui, Presiden tiba di Waduk Pluit sekitar pukul 08.55 WIB dan langsung ke lokasi alat berat bersandar di sisi Waduk Pluit.

“Ini (alat) tidak jalan?” tanya Presiden kepada operator alat berat yang ada di lokasi.

“Sedang off dulu Pak,” jawab salah seorang operator.

Setelah berdialog sebentar dengan operator alat berat, Jokowi yang datang hanya dengan dikawal oleh Paspampres langsung menuju salah satu rumah pompa Waduk Pluit.

Baca: Banjir Surut di Kawasan Pondok Bahar Permai, Warga Keluhkan Listrik dan Air PAM yang Mati

Presiden pun kembali berdialog dengan salah seorang petugas yang berada di lokasi sembari berkeliling rumah pompa.

Mengetahui mesin pompa dalam kondisi baik, Presiden pun langsung berucap “bagus-bagus” dan mengacungkan jempolnya.

Setelah kurang lebih selama 20 menit berada di sana, Presiden pun meninggalkan Waduk Pluit pada pukul 09.15 WIB.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas