Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Banjir Jakarta

Anies Baswedan Digugat Ganti Rugi Korban Banjir Senilai Rp 42,3 Miliar

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan digugat membayar ganti rugi terhadap korban banjir sebesar Rp 42,3 miliar.

Anies Baswedan Digugat Ganti Rugi Korban Banjir Senilai Rp 42,3 Miliar
Glery Lazuardi
Juru Bicara Tim Advokasi Korban Banjir Jakarta 2020 Azas Tigor Nainggolan, di PN Jakarta Pusat, Senin (13/1/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan digugat membayar ganti rugi kepada korban banjir sebesar Rp 42,3 miliar.

"Total kerugian yang dialami 243 orang korban adalah Rp 42.334.600.149. Menghukum tergugat (Anies Baswedan,-red) untuk membayar ganti kerugian Rp. 42.334.600.149," kata Azas Tigor Nainggolan, selaku juru bicara Tim Advokasi Korban Banjir Jakarta 2020, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (13/1/2020).

Upaya menghukum Anies, selaku tergugat, itu merupakan permintaan Tim Advokasi Korban Banjir Jakarta 2020 kepada Majelis Hukum Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Baca: Dinilai Lalai Tangani Banjir, Anies Baswedan Digugat ke Pengadilan

Tim Advokasi Korban Banjir Jakarta 2020 meminta majelis hakim mengabulkan seluruh permohonan gugatan penggugat dan menyatakan tergugat telah melakukan Perbuatan Melawan Hukum.

Dia menjelaskan Anies diduga telah melakukan Perbuatan Melawan Hukum karenatidak berjalannya Early Warning System (EWS) dan Emergency Response (ER) sebagaimana diatur Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana dan Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Penanggulangan bencana.

Sejumlah kendaraan melintasi banjir yang menggenangi Jalan Gunung Sahari Raya, Pademangan, Jakarta Utara.
Sejumlah kendaraan melintasi banjir yang menggenangi Jalan Gunung Sahari Raya, Pademangan, Jakarta Utara. (WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA)

Selain itu, apabila majelis hakim mengabulkan gugatan itu, Tim Advokasi Korban Banjir Jakarta 2020 meminta agar mendistribusikan ganti kerugian tersebut.

"Memerintahkan pada hakim membentuk tim guna mendistribusikan ganti kerugian bagi korban banjir Provinsi DKI Jakarta 1 Januari 2020," tambahnya.

Sebelumnya, sebanyak 243 orang korban banjir Jakarta pada awal 2020 menggugat Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Para korban itu memberikan kuasa kepada Tim Advokasi Korban Banjir Jakarta 2020.

Upaya pengajuan gugatan Perdata secara Class (Gugatan Perwakilan Kelompok) Action Banjir Jakarta 2020 didaftarkan ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, pada Senin (13/1/2020).

"Kami mendaftarkan gugatan tentang banjir Jakarta yang terjadi 1 Januari lalu. Ya, di awal tahun baru. Gugatan ditujukan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan," kata Azas Tigor Nainggolan, selaku juru bicara Tim Advokasi Korban Banjir Jakarta 2020, di PN Jakarta Pusat, Senin (13/1/2020).

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Sanusi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas