Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Banjir di Jakarta

PSI Ingatkan Anies Baswedan: Percuma Percantik Pinggiran Sungai Kalau Tetap Banjir

Justin Adrian meminta Anies Baswedan tidak sekadar mempercantik pinggiran sungai ibu kota, tapi tak memikirkan pencegahan banjir

PSI Ingatkan Anies Baswedan: Percuma Percantik Pinggiran Sungai Kalau Tetap Banjir
Warta Kota/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Foto udara debit air Sungai Ciliwung meluap ke pemukiman warga di Kawasan Kampung Pulo, Jakarta Timur, Selasa (6/2/2018). Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha 

Laporan wartawan tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mewanti-wanti Gubernur Anies Baswedan agar tidak membuang-buang percuma anggaran untuk menaturalisasi sungai di Jakarta.

Anggota DPRD DKI fraksi PSI, Justin Adrian meminta Anies Baswedan tidak sekadar mempercantik pinggiran sungai ibu kota, tapi tak memikirkan pencegahan banjir.

Baca: PSI Sebut Pergub Naturalisasi Versi Anies Baswedan Tidak Jelas Konsepnya

Mengingat, Dinas Sumber Daya Air DKI sendiri mengalokasikan anggaran naturalisasi sungai sebesar Rp136,8 miliar pada tahun 2020.

"Ujung-ujungnya cuma bikin taman instagramable di pinggir sungai untuk foto-foto. Akhirnya buang-buang anggaran ratusan miliar, tapi Jakarta tetap saja banjir," ujar Justin kepada wartawan, Sabtu (18/1/2020).

Ia menjelaskan salah satu penyebab banjir Jakarta tak lain karena kapasitas aliran sungai belum mampu menampung curah hujan yang turun, serta air kiriman dari wilayah penyangga seperti Bogor.

Mengatasi itu, Pemprov DKI Jakarta mau tidak mau harus melebarkan sungai guna menambah kapasitas tampungnya.

Jika itu tidak dikerjakan, maka hal tersebut sama saja membuang-buang anggaran.

Namun di sisi lain, pada masa kampanye dulu, Anies sempat menyatakan komitmennya untuk tidak melakukan penggusuran.

Baca: Berencana Revitalisasi 11 JPO Instagramable, DKI Siapkan Dana Sebesar Rp 110 Miliar

Padahal kondisi sungai Jakarta saat ini sudah mennyempit karena bantarannya terokupasi oleh pemukiman yang didirikan warganya.

"Jika naturalisasi tidak bisa menambah kapasitas aliran sungai, maka itu jatuhnya pemborosan anggaran," tutur dia.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas