Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Banjir di Jakarta

Atasi Banjir Underpass Kemayoran, Pihak Pengelola Bersinergi dengan Pemprov DKI dan Kementerian PUPR

"Hingga saat ini penanganan banjir telah dilakukan oleh Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran (PPK Kemayoran) selaku pengelola kawasan Kemayoran."

Atasi Banjir Underpass Kemayoran, Pihak Pengelola Bersinergi dengan Pemprov DKI dan Kementerian PUPR
Danang Triatmojo/Tribunnews.com
Suasana Jalan Lintas Bawah (Underpass) Kota Baru Bandar Kemayoran, Jakarta Pusat yang Terendam Air pada Sabtu (25/1/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Atasi Banjir Underpass Kemayoran, Pihak Pengelola Bersinergi dengan Pemprov DKI Jakarta dan Kementerian PUPR.

Tingginya curah hujan yang mengguyur ibukota serta kondisi air laut yang pasang
menyebabkan beberapa titik di Jakarta mengalami banjir dengan ketinggian yang beragam,
salah satunya di wilayah Kemayoran.

Baca: Meski Bukan Kewenangan Pemprov, Dinas SDA DKI Siap Bantu Sedot Banjir di Underpass Gandhi

Banjir di Kemayoran terjadi di underpass timur yang mengarah ke Jalan HBR Motik
sejak Jumat (24/01).

"Hingga saat ini penanganan banjir telah dilakukan oleh Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran (PPK Kemayoran) selaku pengelola kawasan Kemayoran bersinergi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)," tulis siaran pers Direktorat Pemberdayaan Kawasan Pusat Pengelolaan Komplek (PPK) Kemayoran, Sabtu (25/1/2020).

Dalam penanganannya PPK Kemayoran langsung mengerahkan tim untuk melakukan
penyedotan air.

Penyedotan tersebut dilakukan dengan menggunakan dua mesin pompa air
milik PPK Kemayoran.

Selain faktor cuaca yang ekstrim, banjir di underpass tersebut juga diakibatkan banyaknya sampah yang hanyut terbawa air akibat banjir di Jakarta dan menyebabkan tersumbatnya mesin pompa air yang ada sehingga dibutuhkan tambahan tim gabungan dari Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI untuk menyediakan empat mesin pompa, DAMKAR dua pompa, dan Kementerian PUPR sebanyak 11 pompa.

Baca: Ketinggian Air di Underpass Gandhi Kemayoran Capai 5 Meter

Meski menyebabkan aktivitas transportasi terganggu namun pengguna jalan masih
dapat menggunakan jalan alternatif lain yang ada untuk menuju jalan HBR Motik.

Selain bersinergi dengan berbagai pihak, PPK Kemayoran juga berencana untuk menyelesaikan persoalan banjir kedepannya dengan membuat modifikasi desain jalan dan saluran air baru sehingga aliran air yang ada tidak berpusat pada satu titik saja.

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
  Loading comments...

Berita Terkait :#Banjir di Jakarta

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas