Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Imlek 2020

Masyarakat Tionghoa Berbondong-bondong Padati Wihara Dharma Bakti

Ornamen khas Imlek yakni lampion-lampion berwarna merah menyala yang digantung di langit-langit atap Wihara, berputar pada porosnya

Masyarakat Tionghoa Berbondong-bondong Padati Wihara Dharma Bakti
Tribunnews.com/Danang Triatmojo
Masyarakat Tionghoa memanjatkan doa kepada sang dewa di Wihara Dharma Bakti, Petak Sembilan, Glodok, Jakarta Barat, Sabtu (25/1/2020) 

Masuk ke bagian dalam Wihara, terdapat lilin ukuran jumbo yang dibariskan rapi.

Terdapat pula ruang-ruang yang disekat.

Tempat tersebut jadi lokasi para warga Tionghoa memanjatkan doa kepada leluhurnya.

Ada juga tungku api yang dimaksudkan sebagai tempat pembakaran kertas sembahyang.

Dijumpai di lokasi, pengurus Wihara Dharma Bakti Lucas Tjang menjelaskan tahun ini memiliki shio tikus logam.

Maknanya, tikus disebut sebagai binatang pekerja keras nan ulet dalam bekerja.

Baca: DKI Tanam Puluhan Ribu Pohon dan Jutaan Semak

Shio tikus logam juga bermakna membawa kesehatan dan kemakmuran.

"Tikus itu binatang pekerja keras, gesit dan ulet. Jadi tahun ini tanggalan jatuh ke tikus logam. Maknanya membawa kesehatan dan kemakmuran berlimpah bagi kita semua," ujarnya.

Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas