Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Pemprov Jabar Instruksi Rahasiakan Identitas Dua Warga Depok Negatif Virus Corona

Dari ratusan Warga Negara Indonesia - WNI diobservasi di Natuna dua pekan lalu, tercatat dua orang merupakan warga Depok.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Fajar Anjungroso
zoom-in Pemprov Jabar Instruksi Rahasiakan Identitas Dua Warga Depok Negatif Virus Corona
SURYA/SUGIHARTO
Delapan orang Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa) disambut oleh pihak kampus dan keluarga setelah mendarat di Bandara Juanda, Jatim, Sabtu (15/2/2020). Sembilan Mahasiswa Unesa terpaksa menjalani 14 hari masa observasi di Natuna, setelah sebelumnya mengikuti program beasiswa di Wuhan, Cina, yang merupakan pusat penyebaran Virus Corona. SURYA/SUGIHARTO 

TRIBUNNEWS.COM, DEPOK - Dari ratusan Warga Negara Indonesia - WNI diobservasi di Natuna dua pekan lalu, tercatat dua orang merupakan warga Depok.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok Novarita memastikan keduanya dinyatakan sehat seperti halnya ratusan WNI lainnya.

"Ya kan memang semua WNI dari Hubei yang sudah dikarantina kemarin dinyatakan negatif Corona, jadi diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing," kata Novarita kepada Warta Kota, Senin (17/2/2020).

Namun demikian, Novarita enggan menjabarkan siapa nama dua orang tersebut maupun di mana tempat tinggalnya.

Baca: Kisah Dista, Mahasiswa RI di Wuhan: Sebelum Imlek Stok Makanan untuk Dua Minggu

Keengganan tersebut, kata Nova sesuai dengan instruksi yang diberikan langsung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

"Ya buat apa (dipublikasi)? Kan yang bersangkutan sudah dinyatakan sehat," tutur Novarita.

Sebelumnya, 238 WNI yang dibawa pulang dari Wuhan oleh Pemerintah Republik Indonesia harus lebih dulu menjalani observasi berupa karantina selama 14 hari di Hanggar Pangkalan Udara TNI AU Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau.

Rekomendasi Untuk Anda

Setelah proses observasi, semua WNI termasuk tim penjemputan dinyatakan sehat dan diperbolehkan pulang ke pelukan keluarga.

"Mereka dalam kondisi sehat kalaupun dinas kesehatan sebagai tracking saja membantu kalau ada apa yang dikeluhkan," kata Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (15/2/2020).

Sumber: Warta Kota
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas