Tribun

Virus Corona

BREAKING NEWS: Ada Corona, Anies Stop Sementara Perizinan Konser Musik dan Syuting Film

Kebijakan ini merupakan tindak lanjut Instruksi Gubernur Nomor 16 Tahun 2020 tentang Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Risiko Penularan Corona,.

Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Choirul Arifin
zoom-in BREAKING NEWS: Ada Corona, Anies Stop Sementara Perizinan Konser Musik dan Syuting Film
Chaerul Umam/Tribunnews.com
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan berbagai upaya pencegahan penularan infeksi virus corona (COVID-19) di ibu kota.

Salah satu langkah konkretnya adalah melarang kegiatan bertanda daftar pertunjukan temporer seperti hiburan seni budaya, musik, syuting film, festival hingga konser musik.

Kebijakan ini tertuang dalam instruksi dari Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Provinsi DKI Jakarta Benni Agus Candra.

Dalam surat edaran bernomor 27 Tahun 2020, Dinas PTSP menghentikan sementara layanan perizinan dan non perizinan secara manual ataupun elektronik terhadap kegiatan yang melibatkan banyak orang.

Kebijakan ini merupakan tindak lanjut Instruksi Gubernur Nomor 16 Tahun 2020 tentang Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Risiko Penularan Infeksi Corona Virus Disesase (Covid-19).

Baca: Gubernur Anies Baswedan Minta Warga Jakarta Hindari 2 Tempat Hiburan Ini, Mana Saja?

"Melaksanakan penghentian sementara layanan perizinan dan non perizinan secara manual dan elektronik yang terkait penyelenggaraan kegiatan atau acara (event) yang menimbulkan pengumpulan banyak orang," ujar Benni dalam surat edaran yang dikutip Tribunnews.com, Rabu (4/3/2020).

Baca: Vietnam Berhasil Sembuhkan 156 Pasien Positif Corona, Ini Rahasianya

Dijelaskan, penghentian perizinan dilakukan pada izin pemakaian lokasi taman dan jalur hijau di Jakarta yang mencakup kegiatan shooting film, bazar, perlombaan, perkemahan, bedeng proyek (Direksi Keet), material dan Sejenisnya..

Termasuk, menghentikan perizinan penyelenggaraan kegistan keolahragaan dan kepemudaan.

Keputusan menghentikan pemberian izin diminta untuk dilaksanakan hingga batas waktu yang belum ditentukan.

"Dilaksanakan sampai batas waktu yang belum ditentukan," kata Benni.

Sebelumnya Gubernur DKI Anies Baswedan mengambil langkah pembatasan perizinan acara yang melibatkan orang banyak.

Anies mengaku per Senin (2/3), Pemprov DKI tidak akan mengeluarkan izin baru untuk kegiatan keramaian. Langkah ini diambil guna mencegah adanya potensi penularan virus tersebut.

"Pemprov juga tidak akan mengeluarkan perizinan baru untuk kegiatan perkumpulan orang dalam jumlah yang besar," ujar Anies di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Senin (2/3/2020).

Sedangkan untuk acara yang sudah terlanjur diterbitkan perizinannya sebelum temuan dua WNI positif virus corona, kegiatan dimaksud akan ditinjau ulang.

"Dan yang sudah terlanjur keluar izinnya, akan di-review kembali," ungkap Anies.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas