Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Work From Home, Cawagub DKI Jakarta dari PKS Sibuk Matangkan Visi-misi

Pria yang akrab disapa Bang Ancah ini terus menjalin komunikasi mendiskusikan permasalahan Ibukota bersama kawan sejawat melalui media sosial.

Work From Home, Cawagub DKI Jakarta dari PKS Sibuk Matangkan Visi-misi
Youtube KompasTV
Cawagub DKI Jakarta Nurmansjah Lubis siap melayani Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam menyelesaikan permasalahan Ibu Kota. (Tangkapan Layar) 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta usungan PKS Nurmansjah Lubis mengaku sibuk mematangkan visi-misi, dan penguasaan persoalan Ibukota.

Hal ini ia lakukan untuk menyambut proses pemilihan wagub DKI yang memasuki tahap akhir.

Sebab, satu di antara agendanya, yakni memaparkan visi-misi sesuai Rencana Jangka Panjang Menengah Daerah (RPJMD) 2017 - 2022.

Baca: Anies Baswedan Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana Covid-19 di Jakarta Hingga 19 April

"Aktivitas saya paling mematangkan visi - misi. Saya harus menguasai persoalan Jakarta," ungkap Nurmansjah saat dikonfirmasi, Sabtu (28/3/2020).

Aktivitas semacam ini ia lakukan selagi mengisi kegiatan di rumah sesuai anjuran pemerintah mengurangi aktivitas di luar rumah atau work from home (WFH).

Supaya tetap produktif, pria yang akrab disapa Bang Ancah ini terus menjalin komunikasi mendiskusikan permasalahan bersama kawan sejawat melalui media sosial.

Baca: Saat Rebahan Mendadak Kliyengan dan Jatuh ke Lantai, Via Vallen Alami Vertigo

"Kita komunikasi sama kawan pakai Skype, bisa Whatsapp," ungkapnya.

Berbicara visi - misi, mantan anggota DPRD DKI dua periode tersebut mengaku melakukan sejumlah penyesuaian berkenaan kondisi wabah corona di Indonesia, khususnya Jakarta.

Nurmansjah yang punya profesi sebagai auditor ini lebih menilik terhadap permasalahan perekonomian, biaya antisipasi wabah tersebut, dan tetap mengindahkan sektor pembangunan di Jakarta.

"Mungkin ada ada adjustment. Khususnya masalah wabah corona untuk mengantisipasi. Ini kan biayanya besar. Pembangunan di Jakarta juga harus di adjust. Karena tak seperak dua perak biayanya. Jadi harus dialokasikan berapa triliun," jelas dia.

Baca: Tata Cara Isolasi Diri di Rumah Seandainya Rumah Sakit Tak Mampu Lagi Tampung Pasien Covid-19

Baca: 7 Langkah Antisipasi Virus Corona Ketika Harus Beraktivitas di Luar Rumah

Dalam menatap tahapan akhir dari rangkaian panjang pemilihan wagub DKI, Nurmansjah tetap optimis dirinya bisa keluar sebagai wagub terpilih dan duduk mendampingi Gubernur Anies Baswedan di kepemimpinan ibu kota.

"Namanya kita ya harus optimis," pungkas Nurmansjah.

Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Willem Jonata
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas