Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Jakarta Tetap Macet meski Korban Corona Terus Bertambah, Dekan FK UI: Ini Bicara soal 'Perut'

Dekan FK UI, Ari Fahrial Syam soroti kemacetan yang tetap terjadi di DKI Jakarta meskipun pemerintah sudah mengimbau masyarakat tetap berada di rumah.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Atri Wahyu Mukti
zoom-in Jakarta Tetap Macet meski Korban Corona Terus Bertambah, Dekan FK UI: Ini Bicara soal 'Perut'
YouTube Kompas TV
Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Indonesia (UI), Ari Fahrial Syam dalam acara 'DUA SISI' Kompas TV, Senin (30/30/2020). 

TRIBUNNEWS.COM - Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Indonesia (UI), Ari Fahrial Syam menyoroti kemacetan yang tetap terjadi di DKI Jakarta meskipun pemerintah sudah mengimbau masyarakat tetap berada di dalam rumah.

Dilansir TribunWow.com, Ari Fahrial Syah menyebut kemacetan yang terjadi di Jakarta disebabkan karena warga yang harus mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan.

Ia menjelaskan, imbauan yang disampaikan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum diterapkan secara efektif di seluruh daerah.

Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Indonesia (UI), Ari Fahrial Syam dalam tayangan 'DUA ARAH' Kompas TV, Senin (30/3/2020).
Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Indonesia (UI), Ari Fahrial Syam dalam tayangan 'DUA ARAH' Kompas TV, Senin (30/3/2020). (YouTube Kompas TV)

 

Pernyataan itu disampaikan Ari Fahrial Syam melalui tayangan 'DUA ARAH' Kompas TV, Senin (30/3/2020).

"Kalau kita lihat imbauan Pak Presiden kira-kira 2 minggu lalu itu jelas, sebenarnya bahwa belajar dari rumah, bekerja dari rumah, beribadah dari rumah," ucap Ari.

Setelah imbauan itu disampaikan, menurutnya harusnya seluruh jalanan di semua daerah lengang dari aktivitas warga.

Sebab, aktivitas di luar rumah akan meningkatkan risiko penularan Virus Corona.

"Jadi sebenarnya kita tinggal bagaimana itu terjadi, bahwa memang di jalanan enggak ada orang, orang itu minimal sekali," ujar Ari.

Rekomendasi Untuk Anda

"Karena saya harus bilang, virusnya itu enggak ke mana-mana, yang ke mana-mana orang yang membawa virus tersebut."

Terkait daerah Tegal, Jawa Tengah, yang sudah memberlakukan karantina terbatas, Ari menyebut hal itu sesuai dengan imbauan presiden.

>>> Halaman selanjutnya

Sumber: TribunWow.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas