Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Pemprov DKI Jakarta Punya Waktu 2 Hari Sebelum Berlakukan PSBB

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dimulai pada 10 April 2020 dan berlaku hingga 14 hari ke depan.

Pemprov DKI Jakarta Punya Waktu 2 Hari Sebelum Berlakukan PSBB
Tribunnews.com/Danang Triatmojo
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (7/4/2020) malam. 

TRIBUNNEWS.COM - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dimulai pada 10 April 2020 dan berlaku hingga 14 hari ke depan. 

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta punya waktu dua hari menyosialisasikan aturan dalam rangka penanganan pandemi virus corona (Covid-19).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, sosialisasi terkait aturan dan sanksi penerapan PSBB akan mulai diberikan kepada masyarakat mulai Rabu (7/4/2020).

"Kita akan menyosialisasikan dua hari ke depan secara masif seluruh aturan secara detail. Harapannya Jumat sudah bisa kita laksanakan sama-sama," kata Anies dalam konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta yang disiarkan akun Youtube Pemprov DKI, Selasa (6/4/2020).

Baca: Bakal Kena Imbas PSBB di Jakarta, Ini yang Dikeluhkan Pengemudi Ojol

Baca: Sektor Usaha yang Beroperasi Saat PSBB Diberlakukan di Jakarta Harus Ikuti Protap, Apa Saja Itu?

Anies Baswedan menjelaskan, sosialisasi diberikan dalam bentuk infografis dan pemaparan singkat terkait jenis-jenis kegiatan yang diperbolehkan beroperasi selama penerapan PSBB.

Tak hanya itu, sosialisasi juga diberikan perihal sanksi dan denda bagi masyarakat yang melanggar aturan hukum PSBB.

Baca: Transportasi Umum Dibatasi Saat PSBB Diberlakukan, Bagaimana Kendaraan Pribadi? Ini Kata Anies

Pemprov DKI berencana menerbitkan aturan hukum terkait penegakan PSBB, Rabu besok.

"Sekarang kan baru penjelasan garis besar. Nanti dengan ada peraturan detailnya kita akan siapkan infografis dan bahan-bahan sosialisasi kepada masyarakat," ungkap Anies.

Sebelumnya, Anies menegaskan seluruh kegiatan perkantoran dihentikan sementara selama pemberlakuan PSBB kecuali 8 sektor dunia usaha yang bergerak di bidang kesehatan.

Kedua adalah sektor pangan, makanan, dan minuman. Ketiga, sektor energi seperti air, gas, listrik, dan pompa bensin.

Keempat, sektor komunikasi baik jasa komunikasi sampai media komunikasi. Kelima, sektor keuangan dan perbankan seperti pasar modal juga beroperasi normal.

Sektor keenam adalah kegiatan logistik dan distribusi barang.

Ketujuh, sektor yang beroperasi normal adalah dunia usaha uang bergerak menyediakan kebutuhan retail. Sektor kedelapan adalah industri strategis yang beroperasi di kawasan Jakarta.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Sebelum Diterapkan, Pemprov DKI Sosialisasi Aturan PSBB Selama Dua Hari

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Willem Jonata
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas