Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

PSBB Berlaku di Jakarta, Penumpang Transportasi Umum Turun Drastis

Jumlah pengguna layanan TransJakarta hingga 15 April 2020 turun menjadi hanya sebanyak 83.000 orang per hari.

PSBB Berlaku di Jakarta, Penumpang Transportasi Umum Turun Drastis
Tribunnews/JEPRIMA
Bus Trans Jakarta saat melintasi kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (8/4/2020). PT TransJakarta mengumumkan perubahan jam operasional selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang berlaku pada Jumat (10/4) menjadi pukul 06.00-18.00 WIB. Tribunnews/Jeprima 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hari Darmawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), mencatat adanya penurunan penumpang yang terjadi ada semua jenis transportasi umum di Jakarta.

Kepala BPTJ, Polana B. Pramesti, menyatakan penurunan ini telah terjadi sebelum adanya pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada 10 April 2020 di Jakarta.

"Jakarta pada bulan Maret 2020 sudah berinisiasi melakukan berbagai pembatasan, termasuk pembatasan transportasi, " ucap Polana dalam keterangannya, Senin (20/2/2020).

Menurut Polana, inisiasi itu menyebabkan oada bulan Maret sudah mulai terjadi penurunan pengguna angkutan umum massal yang cukup berarti.

Berdasarkan data BPTJ, jumlah pengguna layanan TransJakarta hingga 15 April 2020 turun menjadi hanya sebanyak 83.000 orang per hari.

Baca: Ramadan Ini Masjid Istiqlal Tiadakan Tarawih dan Buka Puasa Bersama, Juga Takbir dan Salat Ied

Kemudian untuk jumlah penumpang angkutan Moda Raya Terpadu atau MRT, mengalami penurunan menjadi 5 ribu penumpang per hari dibanding januari dengan jumlah 85 ribu atau turun hingga 94,11 persen dibanding Januari 2020.

Baca: Derita Buruh Cuci Sri Murti, Rumahnya Terendam Banjir di Tengah Pandemi Corona

Selain itu pada moda transportasi Light Rail Transit (LRT) mengali penurunan 93,5 persen atau sekitar 264 orang per hari dari kondiai normal pada Januari 2020 dengan 3.800 orang per hari. 

Baca: Kisah Ika Dewi Maharani, Relawan Perempuan Satu-satunya yang Jadi Sopir Ambulans di RS Covid-19

Sementara itu untuk transportasi Keteta Rel Listrik (KRL) mengalami penurunan sebesar 78,69 persen atau sekitar 183.000 penumpang per hari. Saat kondisi normal, KRL setiap harinya mengangkut 859 ribu penumpang.

Terakhir layanan TransJakarta hingga 15 April 2020 mengalami penurunan sebanyak 83 ribu orang per hari, dibanding dengan Januari 2020 yang setiap harinya melayani 840 ribu orang per hari.

Ikuti kami di
Penulis: Hari Darmawan
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas