Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Anies Petik Pelajaran dari Pandemi, Memaksa Masyarakat Gunakan Teknologi secara Maksimal

Salah satunya, kata Anies, tercermin dari mal atau pusat perbelanjaan yang serba cashless dan touchless

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Anies Petik Pelajaran dari Pandemi, Memaksa Masyarakat Gunakan Teknologi secara Maksimal
Tribunnews/Herudin
Menteri Perdagangan, Agus Suparmanto bersama Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan melakukan sidak protokol kesehatan di Mal Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Selasa (16/6/2020). Mal Kota Kasablanka mulai menerapkan protokol kesehatan guna menuju ke era kenormalan baru (new normal) dan memutus rantai penyebaran virus corona (Covid-19). Tribunnews/Herudin 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut ada pelajaran yang bisa diambil dari pandemi virus corona atau Covid-19.

Hal itu yakni makin marak dan lazimnya pemanfaatan teknologi di setiap kegiatan.

Baca: Kemenpan RB: Covid-19 Memaksa ASN untuk Bertransformasi Sistem Kerja

Menurut Anies Baswedan, terjadi lompatan signifikan pemanfaatan teknologi yang diterapkan masyarakat.

Salah satunya, kata Anies, tercermin dari mal atau pusat perbelanjaan yang serba cashless dan touchless.

"Saya tadi masuk ke mal tempat ini dan harus scan dengan QR Code, transaksi juga serba cashless, touchless, dan harapannya ini memunculkan satu kebiasaan baru," ucap Anies Baswedan di Mal Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Selasa (16/6/2020).

"Ini barangkali suatu pelajaran yang menarik. Krisis kesehatan, krisis ekonomi itu sisi beratnya. Tapi ada sisi opportunity-nya, muncul lompatan pemanfaatan teknologi," imbuh dia.

Rekomendasi Untuk Anda

Hal lain yang bisa terlihat yaitu makin lazimnya pertemuan virtual lewat gawai dengan melibatkan banyak orang.

Baca: PKS Soroti Panduan Pembelajaran Selama Pandemi Covid-19: Masyarakat Masih Bingung

Menurutnya kondisi pandemi memaksa orang memanfaatkan maksimal potensi teknologi yang sebetulnya telah ada sedari dulu.

"Bahkan pertemuan, rapat-rapat kita menggunakan vicon (video conference). Alatnya sudah ada dari dulu, tapi tidak pernah kita gunakan untuk konferensi melibatkan semua orang," ucapnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas