Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Awalnya Ada Darah Mengering di Saluran Air, Ternyata Duda 1 Anak Gantung Diri, Tubuh Sudah Bengkak

Seorang duda beranak satu tewas mengenaskan dengan cara gantung diri di atap kamar mandi dengan menjeratkan lehernya menggunakan tali nilon.

Awalnya Ada Darah Mengering di Saluran Air, Ternyata Duda 1 Anak Gantung Diri, Tubuh Sudah Bengkak
KOMPAS.com/THINKSTOCK
Ilustrasi Meninggal- Seorang duda beranak satu tewas mengenaskan dengan cara gantung diri di atap kamar mandi dengan menjeratkan lehernya menggunakan tali nilon. 

TRIBUNNEWS.COM- Seorang duda beranak satu tewas mengenaskan dengan cara gantung diri di atap kamar mandi dengan menjeratkan lehernya menggunakan tali nilon sepanjang 1,5 meter di Rangkapan Jaya Baru, Pancoran Mas, Kota Depok, Selasa (30/6/2020).

Korban adalah Edi Suhatna (46) yang merupakan warga Kampung Rawa Denok, Kelurahan Rangkapan Jaya Baru, Pancoran Mas, Kota Depok.

Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsek Metro Pancoran Mas, Kota Depok, Iptu Hendra mengatakan peristiwa tersebut diketahui pihak keluarga sekira pukul 08.40 WIB.

Korban pertama kali ditemukan tewas gantung diri oleh Lisda yakni seorang warga yang tinggal disekitar lokasi kejadian.

"Saat hendak belanja sekitar jam 08.30 WIB, saudari Lisda melihat ada darah yang sudah mengering di saluran air," kata Iptu Hendra dalam keterangan resminya kepada wartawan, Selasa (30/6/2020).

Temuannya itu diberitahukan Lisda kepada sang suami yang kemudian diinfokan kepada warga lainnya yang diteruskan dengan melapor ke Polsek Metro Pancoran Mas, Depok.

Baca: PNS Bali Nekat Gantung Diri di Kamar Mandi Kantor, Masih Sempat Bersih-bersih sebelum Akhiri Hidup

Baca: Seorang Pria Nekat Gantung Diri Gara-gara Beban Mental, Tak Bisa Bantu Saudara yang Bermasalah

“Ternyata setelah dicek, mereka menemukan korban sudah meninggal, dengan tubuh membengkak dan mengeluarkan bau tidak sedap."

"Sesampainya dilokasi, anggota langsung melakukan olah TKP dan menghubungi pihak keluarga," tuturnya.

Dari keterangan keluarga korban, Edi merupakan duda yang telah bercerai sekitar 20 tahun lalu dan memiliki seorang anak yang ikut dengan ibunya di kawasan Mampang, Depok.

"Dalam peristiwa ini, pihak keluarga sudah membuat pernyataan untuk tidak melakukan otopsi. Mereka sudah menerima kejadian ini sebagai musibah,” akunya.

Halaman
12
Editor: Miftah
Sumber: Warta Kota
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas