Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

25 Pegawai Kementerian Keuangan Positif Covid-19, Kerja di Kantor Mulai Dibatasi

Kementerian Keuangan juga mengimbau pelaksanaan tes rapid/PCR bagi pegawai yang memiliki risiko dalam melaksanakan tugas.

25 Pegawai Kementerian Keuangan Positif Covid-19, Kerja di Kantor Mulai Dibatasi
net
Gedung Kementerian Keuangan di Jakarta. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Kementerian Keuangan (Kemenkeu) membatasi pekerja di kantor setelah 25 pegawainya dinyatakan positif Covid-19.

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan, Rahayu Puspasari mengatakan Gugus Tugas Covid-19  Kemenkeu sejak awal telah melakukan langkah-langkah untuk pencegahan dan juga pengamanan atas ancaman Covid-19.

Hal ini sudah mendapat atensi khusus dari Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk melakukan pemantauan dan evaluasi atas penerapan protocol Covid-19 di perkantoran di lingkungan Kemenkeu serta untuk membantu pegawai terdampak.

"Dengan kejadian banyaknya penyebaran Covid-19 di area perkantoran, Ibu Menkeu kembali menegaskan agar Kemenkeu disiplin melakukan upaya pencegahan penyebaran virus lebih lanjut," ujar Puspa kepada Tribunnews.com, Selasa (28/7/2020) malam.

Baca: 68 Perkantoran di DKI Jakarta Terpapar Covid-19, Ahli Epidemiologi Sebut Jam Istirahat Momen Rawan

Ditemukannya pegawai positif Covid-19, kata Puspa, merupakan hasil dari kegiatan tracing secara intensif dan masif untuk pegawai Kemenkeu yang tersebar di seluruh provinsi.

Beberapa langkah dilakukan oleh Kemenkeu untuk pencegahan.

"Pertama, pengamanan lokasi kantor (gedung). Dengan pembatasan pegawai WFO (working from office) maksimal 30% dan 15% untuk wilayah PSBB," tutur Puspa.

Kemudian dilakukan pengukuran suhu tubuh pegawai dan tamu dengan thernogate videotron dan manual thermogun.

Presensi kehadiran dilakukan dengan aplikasi mobile.

"Juga dilakukan penyemprotan disinfektan tempat kerja, penyediaan sarana sanitasi (hand sanitizer, tempat cuci tangan), serta pengaturan layanan publik, menggunakan sarana teknologi informasi untuk menghindari kontak langung," ujarnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Hasanudin Aco
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas