Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Bertarung Nyawa Makamkan Korban Covid-19, Para Penggali Kubur di DKI Ternyata Belum Terima Honor

Abdurrahman Suhaimi menanggapi persoalan para penggali kubur yang belum mendapat uang intensif itu.

Bertarung Nyawa Makamkan Korban Covid-19, Para Penggali Kubur di DKI Ternyata Belum Terima Honor
Kompas.com/ Garry Lotulung
Petugas penggali kubur tengah mengangkat peti mati pasien virus corona di TPU Tegal Alur (KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA  - Para penggali kubur yang selama ini berjasa memakamkan korban covid-19 ternyata belum mendapat honor.

Padahal nyawa mereka taruhannya.

Jika tak teliti mereka bisa tertular virus corona yang dibawah jenazah.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Fraksi PKS, Abdurrahman Suhaimi, menanggapi persoalan para penggali kubur yang belum mendapat uang intensif itu.

Suhaimi mengatakan, pihaknya telah berkomunikasi dengan Sekretaris Dinas Kehutanan dan Pemakaman DKI Jakarta guna membahas hal tersebut.

“Saya sudah komunikasikan dengan Sekretaris Dinas Kehutanan dan Pemakaman, semuanya sedang berproses," kata dia, saat dikonfirmasi, Jumat (14/8/2020).

Rencananya, uang intensif tersebut akan diberikan pada Minggu ini.

"Rencananya sepekan ini dana insentif tersebut akan cair, sehingga para tukang gali kubur mendapatkan haknya segera," ucap Suhaimi.

Baca: Cerita Bripka Eman Polisi di Mamuju Jadi Relawan Penggali Kubur Jenazah Covid-19

Suhaimi berharap, agar hak para penggali kubur tidak tertunda lagi.

Sebab, menurutnya, para penggali kubur termasuk garda terdepan saat pandemi Covid-19.

Halaman
1234
Editor: Hasanudin Aco
Sumber: TribunJakarta
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas