Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Warga Kemayoran Jebol Pintu agar Bisa Keluar Rumah, Akses Jalan Utama Ditutup Bangunan Sekolah

Bangunan sekolah swasta itu terletak di Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Ifa Nabila
zoom-in Warga Kemayoran Jebol Pintu agar Bisa Keluar Rumah, Akses Jalan Utama Ditutup Bangunan Sekolah
Istimewa/Wartakota
Depan rumah dibangun tembok sekolah yang mengakibatkan warga tidak memiliki akses keluar rumah, di Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat. 

TRIBUNNEWS.COM - Warga Kemayoran harus menjebol pintu samping rumahnya untuk akses keluar masuk ke rumah.

Pasalnya, akses jalan utama menuju rumah warga sudah dua tahun tertutup oleh bangunan sekolah.

Bangunan itu terletak di Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Warga bernama Wiwiek Dwiyati harus menjebol rumahnya agar bisa masuk rumah.

Baca: POPULER: Istri Perangkat Desa Posting Foto Suami Selingkuh di Ranjang | Begal Tebas Tangan Korban

Saat itu, satu sekolah swasta melalukan pembangunan hingga memakan sebagian jalan depan rumahnya.

Ketika itu sekolah tersebut berjanji memberikan satu meter untuk akses jalan warga.

Namun, ternyata bangunan sekolah itu disegel karena tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Rekomendasi Untuk Anda

"Tidak tahu karena dendam atau apa tiba-tiba dua minggu lalu sekolah bangun tembok persis di samping pagar rumah saya," ujar Wiwiek dihubungi Selasa (1/9/2020).

Akibatnya, jalan seluas satu meter yang merupakan akses jalan warga tertutup total oleh tembok sekolah.

Baca: Sakit Hati Dibangunkan Pakai Kaki dan Disuruh Ngepel, Henik Beli Pisau Lalu Tusuk Teman hingga Tewas

Ada tiga rumah yang terdampak pembangunan tembok tersebut. Namun, rumah Wiwiek yang paling terdampak karena tembok berada persis di depan muka rumah.

Wiwiek mengatakan bahwa pihaknya sudah mengadakan mediasi dengan pihak Kelurahan Cempaka Baru sekitar dua minggu lalu.

Namun mediasi itu tidak menghasilkan solusi karena pihak sekolah tetap memasang tembok di depan rumah Wiwiek.

Pihak sekolah berdalih bahwa mereka memiliki sertifikat atas tanah jalan yang menghadap ke rumah Wiwiek.

"Karena enggak bisa keluar akhirnya mau enggak mau kami jebol pintu samping untuk akses keluar masuk rumah," ujar Wiwiek.

Rencananya, Selasa (1/9/2020) pihaknya akan mengadakan mediasi dengan sekolah tersebut di Kecamatan Kemayoran.

Harapannya, mediasi tersebut dapat menghasilkan solusi karena tanah yang dibangun dinding oleh sekolah merupakan tanah milik umum. (Wartakotalive/Desy Selviany)

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Bangunan Sekolah di Kemayoran Ambil Jalan Warga, Warga Jebol Pintu Samping untuk Keluar Rumah

Sumber: Warta Kota
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas