Tribun

PSBB di Jakarta

Antisipasi PSBB Jakarta, Polres Bogor Siap Hadapi Serbuan Wisatawan ke Puncak

Polres Bogor dan Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor, melakukan pengawasan terhadap aktivitas wisata di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Sabtu (12/9/2020)

Editor: Theresia Felisiani
Antisipasi PSBB Jakarta, Polres Bogor Siap Hadapi Serbuan Wisatawan ke Puncak
Warta Kota/Hironimus Rama
Kapolres Bogor AKBP Ronald Ronaldy memimpin apel siaga untuk pengawasan wisata di kawasan Puncak, Jawa Barat, Sabtu (12/9/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, BOGOR - Provinsi DKI Jakarta akan memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) pada pekan depan.

Justru wilayah-wilayah tetangganya yang meningkatkan kewaspadaan.

Kepolisian Resor Bogor (Polres Bogor), bersama Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor, melakukan pengawasan terhadap aktivitas wisata di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada hari ini, Sabtu (12/9/2020).

Sebanyak 600 personel gabungan, yang terdiri dari Polres Bogor, Dit Samapta Polda Jabar, Brimob Polda Jabar, Kodim 0621, Satpol PP Kabupaten Bogor, Dishub Kabupaten Bogor, Dinkes Kabupaten Bogor, dan jajaran Muspika Megamendung diterjunkan dalam kegiatan ini.

Kapolres Bogor, AKBP Roland Ronaldy, mengatakan kegiatan ini merupakan antisipasi terhadap dampak kebijakan Pemerintah DKI Jakarta, tentang pemberlakuan PSBB Total yang akan dilaksanakan pada Senin (14/9/2020).

“Kegiatan ini bukan hanya mengantisipasi adanya PSBB di Jakarta, tetapi juga sebagai langkah strategis yang kami lakukan bersama Satgas Kabupaten Bogor, untuk menekan angka penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Bogor," kata Roland.

Baca: Cegah Zona Merah, Mulai Hari Ini Wisatawan ke Puncak Diperketat, Dishub Berjaga di Jalur Tikus

Disuruh pulang

Tindakan ini juga dilakukan untuk menegakkan Peraturan Bupati Bogor Nomor 60 tahun 2020, mengenai adanya pembatasan jumlah pengunjung di tempat wisata dan restoran.

"Selama masa PSSB Pra Adaptasi Kebiasaan Baru, jumlah pengunjung tempat wisata dan restoran hanya diperbolehkan 50 persen, dari jam 10.00 -19.00 WIB," ujar Roland.

Apabila jumlah pengunjung, baik di tempat wisata dan restoran, sudah melebihi 50 persen dan melewati batas waktu yang ditentukan, maka polisi akan mengimbau kepada pengelola dan pengunjung untuk meninggalkan kawasan Puncak.

Bupati Bogor Ade Yasin menjelaskan soal pembatasan wisatawan
Bupati Bogor Ade Yasin menjelaskan soal pembatasan wisatawan (Wartakotalive/Hironimus Rama)
Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas