Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Diskusi Mappilu PWI: Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia Meminta Pemerintah Tunda Pilkada 2020

Mahllil Rubi mewakili PB IDI tetap meminta pemerintah menunda Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Diskusi Mappilu PWI: Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia Meminta Pemerintah Tunda Pilkada 2020
Dok. Humas Mappilu PWI
Suasana diskusi daring (Webinar) yang diselenggarakan oleh Masyarakat dan Pers Pemantau Pemilu (Mappilu) PWI dengan tema 'Menimbang Pilkada 2020 : Tetap 9 Desember 2020 atau Ditunda Demi Keselamatan Bersama' pada Kamis (24/9/2020) 

Di sisi lain, PKDH Otda Kemendagri, Heri Roni mengatakan pemerintah tengah mempersiapkan agar
pelaksanaan Pilkada dilaksanakan dengan aman.

"Kita belajar dari negara lain yang juga teaha berhasil melaksanakan pemilihan umum di tengah
pandemi, seperti Korea Selatan dan Singapura. Meski memang kondisi penduduknya lebih sedikit, tapi
mereka juga menggelar pemilihan di tengah puncak Covid-19," jelas Roni di acara yang sama.

Sedangkan Asops Polri Irjen Pol Imam Sugianto mendukung hal tersebut, menurutnya pihak kepolisian kini mempersiapkan langkah-langkah antisipatif untuk menghindarkan masyarakat dari kerumunan dan
pelanggaran protocol kesehatan. Tindakan berupa kurungan dapat dijatuhkan bagi pelanggar nantinya.

“Mabes Polri bahkan telah bersurat ke masing-masing Polda, Polres hingga Polsek agar tidak tidak
mengeluarkan izin keramaian dalam proses Pilkada Serentak 2020. Polri juga akan menindak tegas pelaku pelanggaran protokol kesehatan saat pilkada nanti," papar Jenderal bintang dua itu.

Ia menegaskan dalam menegkkan aturan tersebut, Polri berpedoman pada UU Nomomr 4/1984 tentang
Wabah Penyakit Menular dan UU No. 6/2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

Sementara itu, Ketua Mappilu PWI, Suprapto Sastro Atmojo mengatakan melalui diskusi ini pihaknya
hendak menyerap masukan bagi KPU khususnya dalam protokol kesehatan penyelenggaraan Pilkada
Serentak 2020.

Penulis: Toni Bramantoro
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas