Penumpang Bayar Lebih dari Tarif Seharusnya, Driver Ojol Girang Tanpa Periksa, Ternyata Uang Mainan
Driver ojol itu bernama Mahfudin. Karena kejadian itu ia batal beli susu untuk anaknya.
Editor: Willem Jonata
TRIBUNNNEWS.COM - Seorang driver ojek online (ojol) ketiban sial. Ia dibayar pakai uang mainan atas jasanya.
Mahfudin (33), nama driver ojol tersebut. Ia berasal dari Karawang, Jawa Barat.
Kisah Mahfudin, si driver ojol itu, diketahui lewat video yang mengetengahkan pengalaman mirisnya itu viral setelah diunggah akun TikTok @ainnunmaheerra, Senin (19/10/2020).
Video yang menjadi viral itu telah ditonton sebanyak 1,9 juta kali.
Awalnya ia mengaku senang akan membeli Susu untuk anak dari uang yang didapat.
Baca juga: VIRAL Driver Ojol Pakai Helm Iron Man, Ternyata Harganya Capai Jutaan
Namun, ternyata uang dari penumpang offline itu adalah uang mainan.
Berikut keterangan dari driver ojol itu:
"Dari pagi ga dapet-dapet orderan. Pas lagi duduk ada yang nawarin ngojek tp offline."
"Seneng banget rasanya, alhamdulillah bisa beli Susu buat anak hari ini."
Baca juga: Detik-detik Begal yang Bunuh Driver Ojol Diamuk Massa hingga Tewas di Medan
"Saking senengnya, uang bayaran langsung saya masukin ke saku."
"Pulang ngojek langsung ke indomaret mau beli susu."
"Pas mau bayar ke kasir badan langsung lemes ternyata saya dibayar pake uang mainan," tulisnya.
Belum dapat penumpang dari pagi
Driver ojol yang mengalami kejadian tersebut yakni Mahfudin (33) dari Karawang, Jawa Barat.
Ia belum mendapat penumpang dari pagi sampai sore pada Senin (19/10/2020).
"Dari pagi saya belum dapat orderan, sudah muter kemana-mana," ungkapnya kepada Tribunnews.com, Kamis (29/10/2020).
"Siangnya pulang istirahat dulu, karena anak ada di kontrakan."
"Sore saya berangkat lagi, harapannya mudah-mudahan dapat orderan."
"Tapi hasilnya tetap nihil," terang driver ojol tersebut.
Mahfudin akhirnya mendapat penumpang setelah sabar menunggu.
Ia tak menaruh curiga ketika diminta mengantarkan ke stasiun secara offline.
"Saya duduk istirahat, di situ ada laki-laki nyamperin saya."
"Dia minta ojekin ke stasiun, tapi dia enggak punya aplikasi."
"Jadinya saya bawa dengan cara offline tanpa aplikasi," paparnya.
Saat diminta mengantarkan ke stasiun, Mahfudin mengaku merasa senang.
Sehingga, dirinya bisa membeli susu untuk anaknya yang masih berusia 3 tahun.
"Saya senang karena dari pagi belum dapat orderan."
"Ditambah susu anak saya mau abis."
Baca juga: Uang Palsu yang Dibuat di Kabupaten Kuningan Diduga Beredar di Jakarta dan Jabar, Jumlah Fantastis
"Saya bawalah orang itu, saya ojekin ke stasiun," jelasnya.
Setelah itu, penumpang offline tersebut memberinya Rp 70 ribu.
Mahfudin pun merasa sangat senang, dan langsung pergi membeli susu anak.
"Sampai stasiun dia turun terus ngasih ongkos."
"Kata dia 'ambil saja semua, bang'."
"Saking senangnya, saya langsung masukin saja ke kantong celana," kata dia.
Ia terkejut saat ingin membayar Susu yang dibeli di sebuah minimarket.
Sebab, uang Rp 50 ribu yang dibayar penumpangnya itu merupakan uang mainan.
Sementara Rp 20 ribu dari penumpang tersebut merupakan uang asli.
"Sebelum pulang, saya mampir dulu buat beli Susu."
"Tapi pas mau bayar, saya kaget kok uang mainan."
"Saya enggak percaya tadinya, takut saya salah lihat."
"Tapi ternyata memang benar itu uang mainan," ungkap Mahfudin.
"Ya sudah, beli susunya enggak jadi," ujarnya.
Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Curahan Hati Abang Ojol Dibayar Pakai Uang Palsu, Baru Sadar Saat Mau Bayar Susu Anak di Minimarket