Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Pengoperasian Tarif Terintegrasi Diklaim Bisa Tingkatkan Kecepatan Kendaraan 70-75 Km Per Jam

kepala BPJT Kementerian PUPR Danang Parikesit menyampaikan, pengoperasian tarif terintegrasi tol ruas Jakarta-Cikampek memberi dampak positif.

Pengoperasian Tarif Terintegrasi Diklaim Bisa Tingkatkan Kecepatan Kendaraan 70-75 Km Per Jam
Tribunnews/Dany Permana
Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek tampak kosong di sekitar Cek Point KM 31, Cikarang, Jawa Barat, Sabtu (23/5/2020). H-1 Lebaran 2020 jalan Tol Jakarta-Cikampek arah ke Bandung dan Cirebon tampak lengang akibat pengetatan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan larangan mudik yang dikeluarkan pemerintah. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Danang Parikesit menyampaikan, pengoperasian tarif terintegrasi tol ruas Jakarta-Cikampek memberi dampak positif.

Menurutnya, dengan pengoperasian terintegrasi pengguna jalan cukup melakukan satu kali transaksi.

“Implikasinya kita bisa mengalami kecepatan lebih tinggi, dari biasanya 30-60 kilometer (km) per jam, sekarang kendaraan Gologan I bisa sampai rata-rata 70-75 (km) per jam,” kata Danang dalam konferensi pers daring, Rabu (11/11/2020).

Baca juga: Tol Jakarta-Cikampek Eksisting dan Elevated Bakal Terintegrasi, Ini Rinciannya Tarifnya

Tak hanya itu, hal ini nantinya juga membantu industri logistik karena waktu tempuh yang terpangkas.

“Penerapan tarif terintegrasi tol Japek eksisting maupun elevated dua-duanya akan mendapatkan manfaat yang besar,” urainya.

Sesuai rencana tarif terintegrasi akan diberlakukan sebelum 12 Desember 2020, saat ini pemerintah tengah dalam tahap sosialisasi ke masyarakat.

Untuk diketahui, pengoperasian tarif terpisah tol Jakarta-Cikampek lebih mahal dan cenderung memakan waktu.

Penerapan tarif terpisah yang harus dibayar oleh pengguna jalan Golongan I sebesar Rp 60.500 dengan rincian tol Jakarta - Cikampek sebesar Rp15.000, kemudian Jakarta - Cikampek Elevated sebesar Rp 60.500.

Sedangkan pengoperasian terintegrasi, tarif yang harus dibayar pengguna jalan Golongan I wilayah 4 sebesar Rp 20.000.

Tarif per kilometer yang harus dibayar untuk kendaraan golongan I adalah sebesar Rp 276.

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas