Tribun

Penanganan Covid

Perketat Penerapan Protokol Kesehatan Covid-19, TNI-Polri Bagikan Ratusan Ribu Masker

Penggalakan Prokes Covid-19 dilakukan dengan membagikan 350 ribu masker dan 12 ribu paket bantuan sembako (bansos).

Penulis: Lusius Genik Ndau Lendong
Editor: Dewi Agustina
Perketat Penerapan Protokol Kesehatan Covid-19, TNI-Polri Bagikan Ratusan Ribu Masker
Tribunnews.com/Reza Deni
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (31/1/2021) siang. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Lusius Genik

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - TNI-Polri menggalakkan penerapan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 pada masyarakat.

Penggalakan Prokes Covid-19 dilakukan dengan membagikan 350 ribu masker dan 12 ribu paket bantuan sembako (bansos) serta memberikan sosialisasi tentang pencegahan Covid-19.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjelaskan, aktivitas penggalakan penerapan Prokes Covid-19 akan difokuskan di sejumlah titik.

Titik awal penggalakan penerapan Prokes Covid-19 oleh TNI-Polri adalah Blok A Pasar Tanah Abang, Jakarta.

"Saya mohon kepada rekan sekuriti terkait masker yang diberikan agar diberikan kepada seluruh pengunjung (Pasar Tanah Abang) yang tidak menggunakan masker," ucap Listyo saat meninjau Blok A Pasar Tanah Abang bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Jakarta, Minggu (31/1/2021).

Baca juga: Panglima TNI-Kapolri Segera Koordinasi dengan Pemda Terkait Protokol Kesehatan di Pasar Tanah Abang

Baca juga: Ciri Covid Tongue, Gejala Baru Covid-19, Virus Pengaruhi Sensasi Rasa Pada Lidah

"Nanti rekan TNI-Polri setiap hari akan memantau dan mempersiapkan masker," sambung Kapolri.

Listyo mengungkapkan, program penggalakan penerapan Prokes Covid-19 oleh TNI-Polri akan berlangsung selama satu minggu.

Adapun titik yang menjadi fokus penggalakkan Prokes Covid-19 adalah tempat-tempat yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

Seperti pasar modern dan tradisional, stasiun kereta, dan tempat-tempat lain dengan tingkat interaksi dan mobilitas masyarakat yang tinggi.

"Di pasar tradisional maupun modern, di stasiun dan tempat-tempat lain yang menjadi mobilitas dan interaksi tinggi maka edukasi, pemberian masker dan kegiatan lain akan terus kita lanjutkan," kata Listyo.

Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas