Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Komplotan Pembuat dan Pengedar Dolar AS Palsu di Tangsel Ditangkap, Polisi Sita 1526 Lembar Dolar AS

Pengakuan komplotan pembuat dan pengedar dolar AS palsu di Tangsel, belajar otodidak dari internet, alat dan bahan dibeli dari toko biasa.

Komplotan Pembuat dan Pengedar Dolar AS Palsu di Tangsel Ditangkap, Polisi Sita 1526 Lembar Dolar AS
Wartakotalive.com/Rizki Amana
Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Angga Saputra saat ditemui di Mapolres Kota Tangsel. 

TRIBUNNEWS.COM, TANGSEL - Polres Tangerang Selatan menangkap delapan tersangka pengedar uang dolar Amerika Serikat (AS) palsu.

Dari para tersangka polisi menyita 1.526 lembar uang kertas pecahan dolar Amerika.

Jika dikonversi ke dalam mata uang rupiah uang tersebut senilai Rp 2 miliar.

Baca juga: Polisi Ungkap Motif Pria di Daan Mogot, Acungkan Airsoft Gun ke Pengguna Jalan, Satpam dan Polisi

Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan (Tangsel), AKP Angga Surya Saputra, menjelaskan, dari hasil pemeriksaan terhadap delapan orang pelaku pengedar uang palsu (upal) ini, mereka bisa membuat upal setelah belajar secara otodidak dari sebuah aplikasi video.

“Mereka belajar dari internet (secara-red) otodidak,” kata Angga saat merilis kasus tersebut di Mapolres Kota Tangsel, Serpong, Senin (8/2/2021).

Angga menjelaskan berbekal pengetahuan dari internet tersebut, para tersangka juga mendapati sejumlah alat maupun bahan pembuat upal tersebut.

Nantinya, para tersangka bakal mengedarkan sejumlah upal tersebut dengan cara menjualnya secara perorangan.

“Rencana akan dijual perorangan. Untuk bahan-bahan mereka (tersangka-red) juga didapatkan dari toko-toko biasa,” jelasnya.

Baca juga: Terpapar Covid-19, Wakil Wali Kota Depok Berhasil Lalui Masa Kritis, Sempat Pasang Ventilator

Lebih lanjut Kapolres Tangsel, AKBP Iman Imanuddin mengatakan tujuh tersangka itu terbagi dalam dua kelompok jaringan pembuat dan pengedar upal.

Sindikat pertama pihaknya mendapati sebanyak 1.400 lembar pecahan mata uang Dolar AS dari tangan 6 tersangka berinisial MH (37), AS (62), AK (56), KK (42), AH (44), SM (54) yang diamankan di kawasan Ciputat, Kota Tangsel.

Sementara, 126 lembar pecahan mata uang Dolar AS lainnya didapat dari satu tersangka berinisial OG (50) yang diringkus di kawasan Pamulang, Kota Tangsel.

Baca juga: Gerebek Sarang Prostitusi di Tangsel, Polisi Temukan Daftar Absen PSK dan Kardus Alat Kontrasepsi

“Total barang bukti uang yang diduga palsu yang diamankan yaitu 1.526 lembar uang kertas pecahan dolar Amerika,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga meringkus satu tersangka berinisial RR (52) yang kedapatan memiliki 15 lembar upal pecahan mata uang rupiah senilai Rp 100.000

“Saat ini terhadap tersangka dikenakan pasal 244 dan 245 KUHP juncto Pasal 36 ayat 3 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang mata uang yang ancaman pidananya 15 tahun penjara,” pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Sindikat Upal Dolar AS Senilai Rp 2 Miliar Digulung, Mengaku Belajar Otodidak Lewat Aplikasi Video

Ikuti kami di
Editor: Theresia Felisiani
Sumber: Warta Kota
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas