Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Dua WNA asal Thailand dan Maroko Diamankan Petugas Imigrasi Jakarta karena Overstay

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Selatan amankan dua Warga Negara Asing (WNA) asal Thailand dan Maroko.

Dua WNA asal Thailand dan Maroko Diamankan Petugas Imigrasi Jakarta karena Overstay
Istimewa
ilustrasi.Foto Andrew Ayer - Melarikan Diri dari Ruang Detensi Kanim Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai Bali, Dua WNA Kini DPO 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Selatan amankan dua Warga Negara Asing (WNA) asal Thailand dan Maroko.

Kedua WNA itu berinisial PS berjenis kelamin perempuan dan KA berjenis kelamin laki-laki, mereka diamankan lantaran melakukan pelanggaran keimigrasian. 

Kepala Divisi Keimigrasian DKI Jakarta Saffar Muhammad Godam mengatakan, dalam kasus ini keduanya melakukan pelanggaran batas waktu visa (overstay), keduanya juga tinggal bersama meski bukan suami istri.

"Keduanya diamankan petugas Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Selatan di sebuah kos-kosan kawasan Jakarta Selatan," kata Godam dalam keterangan resminya, Senin (15/2/2021).

Godam melanjutkan, kedua WNA yang diduga melanggar Pasal 119 ayat 1 dan Pasal 122 huruf a Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian itu diamankan saat petugas melakukan operasi rutin tentang WNA.

"Ini merupakan kegiatan operasi rutin dari Imigrasi. Dua orang asing asal Thailand berinisial PS (wanita) dan KA (pria) asal Maroko diamankan dalam operasi tersebut," ucapnya.

Baca juga: Petugas Imigrasi Ngurah Rai Mesti Diberi Sanksi Tegas Atas Kaburnya Buronan Interpol Asal Rusia

Menanggapi hal ini, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Selatan, Muhammad Tito Andrianto membeberkan, izin tinggal PS berlaku hingga 18 Agustus 2020 lalu, sedangkan KA izin tinggalnya berlaku hingga 05 November 2020.

Dirinya juga mengatakan, kedua WNA tersebut tidak terbukti sebagai pasangan suami istri, namun, mereka tinggal di tempat kost yang sama.

"Mereka tak mengurus perpanjangan dengan alasan biaya, harusnya mereka tetap melaporkan diri ke kantor imigrasi," tukasnya.

Ikuti kami di
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas