Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Menghijaukan Jakarta Melalui Gerakan Bagi, Tanam dan Rawat

Perumda Sarana Jaya membagikan 2.021 tanaman dalam ruang dengan daya serap polutan tinggi

Menghijaukan Jakarta Melalui Gerakan Bagi, Tanam dan Rawat
dok Sarana Jaya
ILUSTRASI. Perumda Pembangunan Sarana Jaya hadirkan urban farming bagi warga. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, perlu gerakan seluruh warga Jakarta membangun kesadaran seluruh dalam merawat dan melestarikan lingkungan DKI Jakarta.

Langkah ini dilakukan sebagai bagian gerakan bersama untuk mewujudkan penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 30% pada 2030 yang sudah tercapai 26 persen pada tahun ini.

Hal ini dikatakan Anies saat peluncuran gerakan Bagi, Tanam dan Rawat yang diinisiasi Perumda Sarana Jaya, sebagai BUMD DKI Jakarta.

Tidak hanya Perumda DKI, kata Anies seluruh masyarakat DKI juga bisa bersama-sama mewujudkannya di lingkungan masing-masing sehingga bisa menyeluruh di seluruh kawasan DKI Jakarta. 

Baca juga: Anies: Per Hari, 1.500 Pedagang Pasar Tanah Abang Akan Disuntik Vaksin Covid-19

Baca juga: Jokowi Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Tahap Dua di Tanah Abang, Menkes dan Anies Ikut Dampingi

"Kami mengapresiasi kepada Sarana Jaya atas gerakan ini dan menunjukan komitmennya memegang teguh prinsip 3P: People, Profit, dan Planet dan terus mengedepankan keselamatan lingkungan dalam pelaksanaan bisnisnya," katanya dalam keterangan tertulis, Rabu (17/2/2021).

Direktur Utama Sarana Jaya Yoory C. Pinontoan mengatakan,sebagai BUMD DKI Jakarta terus berkomitmen tehadap keberlanjutan lingkungan dimana kami terus menaruh kepedulian pada keselamatan lingkungann sesuai dengan SDG poin ke-11, yaitu kota dan komunitas yang berkelanjutan, untuk menciptakan ruang tinggal yang lebih berkualitas bagi warga Jakarta, dimulai dari proyek-proyek kami berada.”

Perumda Sarana Jaya membagikan 2.021 tanaman dalam ruang dengan daya serap polutan tinggi, seperti: Lidah mertua (Sansevieria), Sri Rejeki (aglaonema) dan Lili perdamaian (Spathiphyllum wallisii).

Baca juga: SAMINDO Bawa Alat Bukti Percakapan dan Saksi terkait Kasus Aisha Weddings ke Polda Metro Jaya

Baca juga: Ketagihan Judi, Pria Ini Curi ATM Teman Lalu Kuras Isinya, Begini Cara Pelaku Tahu Pin ATM Korban

Tanaman ini diberikan kepada pemerintah daerah DKI Jakarta untuk sarana prasananya sebanyak 171 paket, kepada penghuni proyek Proyek Nuansa Pondok Kelapa Hunian DP 0 Rupiah untuk ditaruh didalam ruang sebagai 450 paket.

Kepada komunitas lingkungan di Jakarta seperti Lindungi Hutan, Sustainable Indonesia, Jakarta Berkebun, Kebun Pahlawan, Indonesia Indah Foundation, Rumah Bumi, Komunitas Gerakan Pancoran Menanam dan Kelompok Tani Melati dengan total 1.400 paket tanaman untuk disebarkan atau ditanamkan disekitar lokasi operasi komunitas.

Perumda Sarana Jaya mengajak masyarakat dan komunitas yang telah berpartisipasi dalam program ini untuk terus merawat tanaman yang telah diberikan.

“Gerakan ini tidak akan dapat berhasil dan berkelanjutan apabila tidak didukung oleh masyarakat.

Kami berharap tanaman yang telah kami bagikan dapat dirawat untuk mempercantik ruang tinggal Anda, serta bersama menjaga merawat lingkungan dan alam sekitar kita,” kata Yoory.

Berita ini telah tayang di Kontan berjudul Sarana Jaya bagikan 2.021 pohon di Jakarta

Ikuti kami di
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Kontan
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas