Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Warga Nanggung Ini Berharap Mendapatkan Bantuan dari Pemerintah Kabupaten Bogor

Jauh dari kata mewah. Itu kondisi yang dialami seorang janda berusia 50 tahun bernama Ane

Warga Nanggung Ini Berharap Mendapatkan Bantuan dari Pemerintah Kabupaten Bogor
tribunbogor.com
Suasana rumah warga yang hanya beralaskan tanah di Kampung Legok Jambu RT 02/03, Desa Sukaluyu, Nanggung, Kabupaten Bogor. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEW.COM, BOGOR - Jauh dari kata mewah. Itu kondisi yang dialami seorang janda berusia 50 tahun bernama Ane yang tinggal di Kampung Legok Jambu RT 02/03, Desa Sukaluyu, Nanggung, Kabupaten Bogor.

Dengan tatapan penuh harap, Ane menceritakan kisah hidupnya yang tinggal sendiri di rumah bilik bambu beralaskan tanah.

Ane mengatakan, hingga sampai saat ini dirinya belum pernah mendapatkan bantuan apapun dari pemerintah.

Padahal menurutnya, beberapa kali dirinya sempat didatangi orang untuk dilakukan pendataan terkait daftar penerima bantuan.

Ane, janda berusia 50 tahun
Ane, janda berusia 50 tahun yang tinggal di Kampung Legok Jambu RT 02/03, Desa Sukaluyu, Nanggung, Kabupaten Bogor.

"Tidak ada kabar apa-apa, apalagi pihak Desa tidak pernah datang ke sini, kalau untuk bantuan PKH sih sering datang ke sini untuk pendataan saja," ujarnya, Kamis (18/2/2021).

Lebih lanjut, Ane bercerita bahwa bertahun-tahun dirinya menempati rumah tidak layak huni tersebut hanya seorang diri, sedangkan anak-anaknya tinggal di luar Kabupaten Bogor.

"Kalau anak sih yang tiga orang di Jakarta, yang sekolah SMA. Satu orang di Bekasi di yayasan," ungkapnya.

Dengan situasi pandemi Covid-19, Ane yang setiap harinya bekerja serabutan berharap bantuan Pemerintah Kabupaten Bogor agar sedikit meringankan beban yang dialami.

"Harapan saya sih pengen cepat dibangun rumah dan mendapatka bantuan," harapnya.

Sementara itu, Ketua RW 03, Adang Wahyudi mengaku bahwa pihaknya sudah melaporkan kondisi rumah milik Ane kepada pihak Desa, namun hingga kini belum mendapatkan respon.

"Sangat memprihatinkan, mohon dibantu lah, kalau bantuan untuk bu Ane memang belum dapat sama sekali, kalau BLT DD mah sudah masuk, cuman tidak tahu itu kenapa," ungkapnya.

Adang pun berharap, rumah yang saat ini ditempati oleh Ane segera mendapatkan bantuan Rutilahu (Rumah tidak layak huni).

"Sebetulnya ibu Ane itu layak mendapatkan bantuan, disitu kan ada tiga rumah, saudaranya ibu Ane, semuanya juga kondisinya sangat memprihatinkan," tandasnya.

Ikuti kami di
Editor: Toni Bramantoro
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas