Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Sosok Terduga Teroris ZA Dikenal Sebagai Pribadi yang Tertutup dan Senang Menjahit

ZA terduga teroris ditembak polisi setelah menyerang Markas Besar (Mabes) Polri di Jakarta sore tadi.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Sosok Terduga Teroris ZA Dikenal Sebagai Pribadi yang Tertutup dan Senang Menjahit
Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra
Suasana rumah jenazah ZA di Gg Taqwa, Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur yang merupakan terduga teroris yang ditembak mati kepolisian sore tadi di Mabes Polri, Rabu (31/3/2021). 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perempuan terduga teroris berinisial ZA (25) dikenal sosok pendiam,

ZA adalah terduga teroris ditembak polisi setelah menyerang Markas Besar (Mabes) Polri di Jakarta sore tadi.

Lurah Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur Sandy Adamsyah mengatakan, menurut pengakuan kakak ZA, almarhumah merupakan orang yang tertutup, bahkan kepada keluarganya sekalipun.

"Intinya secara garis besar almarhumah ini agak tertutup," tutur Sandy kepada awak media di depan kediaman ZA, Rabu (31/3/2021).

Baca juga: Jenazah ZA Terduga Teroris yang Serang Mabes Polri akan Dimakamkan di TPU Pondok Ranggon

Lebih lanjut kata Sandy, keseharian jenazah ZA di lingkungan rumah banyak dihabiskan di dalam kamar.

Kata dia, ketua RW di tempat tinggal ZA menyebut bahwa almarhumah gemar menjahit sehingga jarang melakukan kegiatan di luar rumah.

Rekomendasi Untuk Anda

"Berdasarkan informasi dari ketua RW, bahwa Almarhumah ZA ini dia di rumah hanya menjahit di dalam kamar. tidak berinteraksi dengan warga sekitar," tuturnya menjelaskan.

Hal senada juga dikatakan tetangga dari jenazah ZA, Bambang Sumarjono, dia menuturkan bahwa dalam kesehariannya, ZA merupakan anak yang kurang bergaul.

Bahkan kata Bambang, ZA jarang sekali keliat rumah padahal katanya ZA merupakan warga yang sudah lama tinggal di wilayah tersebut.

"Dari kecil (ZA) jarang keluar rumah karena memang teman seumuran dia di sini jarang," kata Bambang.

Bambang menyatakan, dirinya hanya melihat ZA keluar rumah beberapa kali.

Itupun katanya, hanya sebatas melihat ZA melintas menggunakan motor.

"Kalau ikut kegiatan juga ya kurang tahu. Ya paling lihat dia kalau dia keluar bawa motor kemana. Tapi itu juga jarang," tukasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas