Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

DKI Jakarta Kerap Jalin Kerja Sama Pangan Antar Daerah, Anies: Bentuk Balas Budi kepada Para Petani

Berbagai kerja sama yang dikerjakan sejak tahun 2018 ini merupakan kerja sama yang berkeadilan baik bagi Pemprov DKI Jakarta maupun petani di daerah.

DKI Jakarta Kerap Jalin Kerja Sama Pangan Antar Daerah, Anies: Bentuk Balas Budi kepada Para Petani
Dok Pemprov DKI
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyempatkan meninjau langsung lokasi kebakaran di RT 02/01 Kelurahan Keagungan Taman Sari, Jakarta Barat, Senin (19/4/2021) petang. 

TRIBUNNEWS.COM, NGAWI - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui PT Food Station Tjipinang Jaya kembali melakukan kerja sama antardaerah.

Kali ini kerja sama dilakukan dengan Pemerintah Kabupaten Ngawi yang ditandai dengan penandatanganan perjanjian kesepakatan bersama terkait kerja sama sistem resi gudang.

Sistem resi gudang tersebut bisa menyimpan rata-rata 600 dengan target tahun 2021 sebanyak 1.000 ton.

Sebelumnya Food Station juga menjalin kerja sama dengan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sumber Makmur Cilacap terkait contract farming.

Kolaborasi ini diinisiasi pada tahun 2018 dengan areal sawah seluas 250 hektar; pada tahun 2019 bertambah seluas 500 hektar; tahun 2020 seluas 850 hektar; dan target kerja sama pda tahun 2021 seluas 1.000 hektar dengan rata-rata produktivitas 5,7 ton/hektar dan memberikan potensi hasil 5.700 ton Gabah Kering Panen (GKP) atau 2.964 ton beras dengan Varietas Ciherang, Metik Wangi dan Muncul.

Baca juga: DPRD DKI Jakarta Minta Pemprov Matangkan Aturan Jam Malam Bagi RT Zona Merah

Terkait kerja sama di bidang pemenuhan pangan antar daerah ini, Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan menyampaikan pandangannya bahwa berbagai kerja sama yang dikerjakan sejak tahun 2018 ini merupakan kerja sama yang berkeadilan baik bagi Pemprov DKI Jakarta maupun petani-petani di daerah.

"Saya ingin sampaikan terima kasih dan apresiasi atas kerja sama yang baik ini, yang menjadi tujuan kita dari kerja sama ini adalah satu, pemenuhan kebutuhan pangan di Jakarta terpenuhi dengan baik. Kedua, para petani memiliki sistem kerja yang memungkinkan mereka meningkat kesejahteraannya, sehingga petani kita tidak terus menjadi yang paling akhir menikmati nilai tambah dari kegiatan produksi beras," jelas Gubernur Anies usai menandatangani perjanjian kerja sama dengan Pemkab Ngawi, di Pendopo Dusun Alas Pecah, Desa Geneng, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Minggu (25/4/2021).

Lebih lanjut, Gubernur Anies juga menyatakan bahwa kerja sama antardaerah khususnya dengan para petani di daerah merupakan usaha warga Jakarta melalui Pemprov DKI membalas budi kepada para petani.

Baca juga: Jokowi Mengaku Sudah Terima Keluhan Petani, Pupuk Bersubsidi Sering Hilang

Sebab selama ini warga Jakarta memang memiliki ketergantungan pasokan pangan dari luar daerah.

"Kerja sama ini adalah bagian dari usaha Jakarta untuk membalas budi para petani yang telah menyediakan pangan bagi kebutuhan masyarakat di perkotaan. Jakarta memiliki ketergantungan yang amat tinggi kepada produk pertanian dari luar Jakarta dan tidak ingin hanya menerima berasnya dengan kualitas baik, tetapi tak memikirkan kesejahteraan petaninya," papar Gubernur Anies.

"Dengan sistem-sistem yang diadopsi Food Station seperti contract farming dan resi gudang ini, merupakan usaha untuk memastikan bahwa petani bisa mendapatkan manfaat yang makin baik dan besar, sehingga lebih sejahtera. Ini bentuk kita ucapkan terima kasih, balas budi kepada para petani yang sudah menyiapkan pangan bagi kami yang tinggal di perkotaan," tandasnya.

Ikuti kami di
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas