Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Pengedar e-KTP Palsu Ditangkap di Danau Sunter, Dalam Sebulan Raup Keuntungan Rp 12 Juta 

Ketika ditangkap, IS mengaku telah mengedarkan e-KTP palsu selama sebulan belakangan, tersangka sudaha meraup untung Rp 12 juta.

Pengedar e-KTP Palsu Ditangkap di Danau Sunter, Dalam Sebulan Raup Keuntungan Rp 12 Juta 
TribunJakarta/Gerald Leonardo Agustino
Barang bukti e-KTP palsu yang diamankan Polres Pelabuhan Tanjung Priok dari tersangka IS. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengedar e-KTP palsu, IS, ditangkap aparat Polres Pelabuhan Tanjung Priok pada Senin (17/5/2021) lalu.

Pada polisi, IS mengaku telah meraup belasan juta dari hasil pekerjaannya memalsukan e-KTP.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Putu Kholis Aryana mengatakan, ketika ditangkap, IS mengaku telah mengedarkan e-KTP palsu selama sebulan belakangan.

"Dalam sebulan, tersangka sudah meraup sekitar Rp 12 juta," kata Kholis, Minggu (23/5/2021).

Baca juga: Kronologi Penemuan 4 Karung Uang Palsu di Dalam Gubuk

Dalam prosesnya, IS tidak bekerja sendiri.

Tersangka berkoordinasi dengan rekannya BHN yang kini masih dalam pengejaran.

BHN bertugas menyediakan blangko e-KTP untuk kemudian dicetak oleh IS.

"Tersangka mencetak data menggunakan printer yang selanjutnya ditempel pada blangko e-KTP yang telah dihapus," kata Kholis.

Baca juga: Kisah Ibu dan Anak di Tangerang Takut Diswab, Nekat Palsukan Surat Antigen, Kini Jadi Tersangka 

IS ditangkap setelah polisi menerima informasi terkait peredaran e-KTP palsu di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok.

Polisi kemudian mendapati tersangka menawarkan jasanya melalui media sosial Facebook.

Halaman
12
Editor: Theresia Felisiani
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas