Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Hambat Penyebaran Covid-19, DPR Imbau Masyarakat Kurangi Mobilitas 20 Hari ke Depan

(DPR RI) meminta pemerintah memberi imbauan kepada masyarakat mengurangi mobilitas 14 hingga 20 hari ke depan.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Chaerul Umam
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Hambat Penyebaran Covid-19, DPR Imbau Masyarakat Kurangi Mobilitas 20 Hari ke Depan
Tribunnews.com, Chaerul Umam
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) meminta pemerintah memberi imbauan kepada masyarakat mengurangi mobilitas 14 hingga 20 hari ke depan.

Hal itu sebagai upaya menghambat angka positif Covid-19 di Indonesia yang semakin tinggi belakangan ini.

"Kepada masyarakat kami imbau untuk ditengah pandemi dan lonjakan tinggi kasus Covid-19 untuk menjaga Protokol Kesehatan, tidak keluar rumah jika tidak perlu. Di DKI Jakarta sudah ada aturannya, yang WFH itu 75 persen di rumah," kata Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (21/6/2021).

Ketua Harian DPP Gerindra itu menilai penting mengurangi kegiatan masyarakat di luar rumah, berkcara pengalaman negara lain misalnya Singapura yang sukses menekan angka penyebaran kasus Covid-19.

"Ini siklus dari Covid-19 ada masa inkubasi dan lain-lain, tentunya diperhitungkan untuk jangka waktu tertentu supaya dapat menekan laju Covid-19 yang berhasil di negara lain seperti di Singapura dalam waktu dua Minggu sampai dengan 20 hari dapat menekan laju Covid-19," ujarnya.

Baca juga: Kasus Covid Melonjak, Legislator NasDem: Sekarang Saat yang Sangat Tepat Tarik Rem Darurat

Diketahui pada Minggu (20/6/2021), kasus positif Covid-19 di Indonesia bertambah 13.737 orang.

Kini, total kasus positif di Indonesia menjadi 1.989.909 sejak pertama kali diumumkan pada awal Maret 2020 oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Rekomendasi Untuk Anda

Data Satgas Covid-19 menunjukkan dari total kasus positif tersebut, sebanyak 1.792.528 orang telah sembuh. Jumlah pasien yang sembuh itu bertambah 6.385 dari hari sebelumnya.

Sementara 54.662 orang di antaranya meninggal dunia. Pasien yang wafat usai terinfeksi virus corona bertambah 371 dari kemarin

Tambahan kasus mencapai 13 ribu lebih ini menjadi yang tertinggi sejak empat bulan terakhir.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas