Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Percepat Capaian Herd Imunity, Sentra Vaksinasi Covid-19 Kalbis Institute Targetkan 3.000 Orang

Adapun syarat yang diberikan untuk menerima vaksin ini berusia 18 tahun ke atas dan menunjukkan KTP.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Willem Jonata
zoom-in Percepat Capaian Herd Imunity, Sentra Vaksinasi Covid-19 Kalbis Institute Targetkan 3.000 Orang
Shutterstock
Ilustrasi vaksinasi. Bagi diabetesi, kadar gula darah harus normal agar lolos syarat vaksinasi. berikut ini merupakan tips menjaga gula darah. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kalbis Institute bersama Indonesia International Institute for Life Sciences (i3L) menggelar program vaksinasi covid-19 untuk masyarakat umum khususnya tenaga pendidik, mahasiswa, serta korporasi.

Panitia penyelenggara Raymond Christanto mengungkapkan vaksin yang digunakan dalam Sentra Vaksin ini adalah Sinovac.

Program vaksin ini berjalan dalam kurun waktu 4 hari dan terbagi menjadi dua sesi.

Baca juga: Akses pedulilindungi.id untuk Cek Status dan Download Sertifikat Vaksinasi Covid-19

"Kita membagi program vaksin ini di pagi hari dan siang hari guna meminimalisir terjadinya kerumunan untuk mengikuti protokol yang dianjurkan oleh pemerintah," ungkap Raymond melalui keterangan tertulis, Selasa (6/7/2021).

Adapun syarat yang diberikan untuk menerima vaksin ini berusia 18 tahun ke atas dan menunjukkan KTP. Namun mempertimbangkan ketersediaan vaksin di daerah.

“Sentra Vaksinasi di Kalbis ini menargetkan 3.000 orang dalam kurun waktu empat hari. Harapannya kami bisa mencapai jumlah tersebut agar semua orang dari berbagai kalangan bisa divaksin demi mengejar percepatan," ucap Raymond.

Baca juga: Manfaat Antioksidan Air dan Inhalasi Hidrogen Bantu Tanggulangi Efek Vaksinasi Covid-19

Baca juga: Di Inggris, Mereka yang Divaksinasi Penuh Tak Perlu Isolasi Diri Usai Kontak dengan Pasien Covid-19

Rekomendasi Untuk Anda

Para calon penerima vaksin Covid-19 harus melalui proses assessment dan verifikasi data terlebih dahulu.

Setelah menerima vaksin, mereka lantas akan menjalani observasi sebelum akhirnya diperbolehkan pulang.

Vaksin dan logistik vaksinasi Covid-19 yang dialokasikan dan didistribusi pada setiap termin bisa dimanfaatkan untuk pemberian vaksinasi dosis pertama dan dosis kedua bagi yang memerlukan dan datang ke tempat pelayanan vaksinasi.

Raymond berharap kegiatan ini dapat membentuk herd immunity atau kekebalan kelompok, sebagai perlindungan bagi para lansia serta orang yang belum divaksin.

"Kami berharap agar dapat mempercepat herd immunity untuk melindungi masyarakat dengan vaksin, bukan dengan memaparkan patogen penyebab penyakit," tutur Raymond.

Rektor i3L Iwan Surjawan meminta masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan setelah menjalani proses vaksinasi.

“Jangka waktu vaksin Covid-19 Sinovac dosis pertama ke dosis kedua adalah 28 hari , diharapkan sebelum pemberian dosis kedua, masyarakat tetap menjaga protokol karena dibutuhkan waktu berminggu-minggu bagi tubuh untuk membangun antibodi setelah divaksinasi,” ungkap Iwan.

Sementara itu, Rektor Kalbis Institute
Naik Henokh Parmenas berharap dengan adanya Kalbis Sentra Vaksinasi ini bisa menjadi salah satu pilar penting dalam penanganan Covid-19 dan pemulihan setelah pandemi khususnya dalam bidang pendidikan dan ekonomi di Indonesia.

"Penanganan Covid-19 tidak bisa dijalankan sendiri, semua pihak termasuk Kalbis Institute sebagai penyedia pendidikan tinggi berkualitas, berkomitmen untuk berkontribusi penuh dalam penanganan Covid-19 ini termasuk dalam proses pemulihan setelah pandemi ini," pungkas Naik.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas