Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Virus Corona

Polri Sebut Mobilitas Masyarakat Berkurang Hingga 60 Persen Sejak PPKM Darurat

Menurut Rudy, pengurangan mobilitas warga paling terasa di sekitar posko penyekatan Bogor, Depok, Tangerang yang menuju DKI Jakarta

Polri Sebut Mobilitas Masyarakat Berkurang Hingga 60 Persen Sejak PPKM Darurat
Tribunnews/Herudin
Petugas melakukan penyekatan mobilisasi masyarakat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat di Jalan Lampiri, Jakarta Timur, Rabu (7/7/2021). Untuk mencegah kemacetan yang terjadi pada hari pertama hingga hari keempat pelaksanaan PPKM darurat di Jakarta, polisi mulai melakukan kanalisasi di pos penyekatan. Kanalisasi ini dilakukan dengan memisahkan kendaraan dan membaginya ke dalam beberapa jalur. Untuk tenaga kesehatan (nakes), ada jalur khusus. Tribunnews/Herudin 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mencatatkan posko penyekatan diyakini telah mengurangi mobilitas masyarakat sebanyak 50-60 persen selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali.

"Evaluasi kita, kalau kita boleh sebut mobilitas sudah berkurang 50 sampai 60 persen dari hari-hari biasanya," kata Kabagops Korlantas Polri, Kombes Rudy Antariksawan dalam diskusi daring, Rabu (7/7/2021).

Menurut Rudy, pengurangan mobilitas warga paling terasa di sekitar posko penyekatan Bogor, Depok, Tangerang yang menuju DKI Jakarta. Begitu juga pengurangan mobilitas di provinsi lainnya dari Jawa-Bali.

"Yang mengarah ke DKI sudah sangat jauh berkurang. Termasuk yang ada di wilayah-wilayah 7 provinsi tersebut. Masyarakat juga sudah tahu, saya ini bekerja di non kritikal dan esensial. Perusahaan kantor pun yang membandel sudah dilakukan penindakan," ujar dia.

Baca juga: Polisi: Bos Perusahaan Tersangka Pelanggaran PPKM Darurat Mengakui Kesalahan

Ia menyampaikan pihak kepolisian tengah terus melakukan evaluasi terkait pelaksanaan PPKM Darurat. Khususnya terkait pola pemeriksaan di pos penyekatan yang kerap menimbulkan kerumunan.

"Semakin kesini pada akhirnya semakin bagus, masyarakat semakin menyadari. Kuncinya memang itu, kesadaran kita semua untuk mengurangi mobilitas," tukasnya.

Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas