Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Berita Viral

VIRAL Cerita Korban Penipuan Tabung Oksigen lewat Internet, Rugi Rp 7,8 Juta, Ini Kronologinya

Viral di media sosial, cerita korban penipuan tabung oksigen lewat internet, akui alami rugi Rp 7,8 Juta. Begini kronologinya.

VIRAL Cerita Korban Penipuan Tabung Oksigen lewat Internet, Rugi Rp 7,8 Juta, Ini Kronologinya
Kolase Tangkapan Layar Akun Twitter @mineemoe, dan Ilustrasi Tabung Oksigen
Viral di media sosial, cerita korban penipuan tabung oksigen lewat internet, akui alami rugi Rp 7,8 Juta. Begini kronologinya. 

Cindi pun mencoba mencari kontak penyedia jasa tabung oksigen lewat media sosial Twitter.

"Saya mencoba cari sendiri di Twitter, karena saya sudah cari di marketplace yang menjual tabung oksigen tidak ada seller yang merespons," ucap Cindi kepada Tribunnews.com,Kamis (15/7/2021).

Di malam hari, Cindi pun mencoba menghubungi pelaku dengan mengirim pesan (DM) ke akun Twitter, @frocnts.

"Tanggal 10 Juli malam, saya men-DM akun twitter @frocnts yang mengatas namakan Apotek Anugrah Medical yang berada di Yogyakarta," cerita Cindi.

Baca juga: VIRAL Baliho Kades di Sragen Maki-maki Pemerintah, Tulis Pesan Provokatif Soal Penanganan Pandemi

Keesokan harinya, Minggu (11/7), pesan Cindi pun dibalas dan keduanya mulai melanjutkan transaksi lewat pesan WhatsApp (WA).

"Setelah berdiskusi (WA), saya melakukan transfer bank dengan transaksi senilai Rp 7,8 Juta ke rekening atas nama MA dan ternyata itu akun OVO," ujar Cindi.

Cindi pun memberikan nama dan alamat detail pengiriman tabung oksigen yang ia pesan kepada terduga pelaku.

Di-blok Terduga Pelaku, Korban Cari Kontak Lain

Ketika Cindi mencoba meminta nomor resi pengiriman tabung oksigennya, terduga pelaku justru sudah memblokir akun Twitter dan WA-nya.

"Sekitar pukul 9 pagi, saya bertanya tentang nomor resi yang dia bilang mau dikabarkan, tapi sudah di blok di Twitter dan WhatsApp dan tidak bisa menghubungi pelaku sama sekali," lanjutnya.

Halaman
1234
Penulis: Shella Latifa A
Editor: Pravitri Retno Widyastuti
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas