Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

5 Fakta Tawuran Pemuda di Pasar Manggis, Terjadi 3 Kali Selama 2 Hari, Dipicu Aksi Saling Ejek

Puluhan pemuda terlibat tawuran di Jalan Menteng Wadas, Pasar Manggis, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (20/7/2021).

5 Fakta Tawuran Pemuda di Pasar Manggis, Terjadi 3 Kali Selama 2 Hari, Dipicu Aksi Saling Ejek
Ist via Warta Kota
Tawuran puluhan pemuda di kawasan Pasar Manggis, Setiabudi, Jakarta Selatan pada Selasa (20/7/2021) sore. 

Dari 13 tersangka itu, tiga orang di antaranya merupakan anak di bawah umur, sedangkan 10 tersangka lainnya merupakan orang dewasa.

Saat ini, lanjut Azis, terdapat empat tersangka lain yang sedang dalam proses pengejaran.

Keempatnya sudah ditetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO).

Selain itu, polisi juga telah menyita beberapa barang bukti yang diduga digunakan dalam tawuran antarkelompok tersebut.

"Beberapa barang bukti tersebut ada senjata tajam, molotov, pecahan botol, dan beberapa batu."

"Ini semua ditemukan di lokasi sesaat setelah kejadian, termasuk ditemukan pada pelaku," kata Azis dilansir Kompas.com.

4. Seorang warga kena luka bacok, sejumlah bangunan rusak

Diberitakan TribunJakarta.com, tawuran yang terjadi di kawasan Pasar Manggis itu mengakibatkan seorang warga mengalami luka bacok.

"Dari pendataan kita ada satu orang mengalami luka akibat senjata tajam," kata Akbar.

Selain korban luka, kata Akbar, sejumlah bangunan yang difungsikan sebagai tempat usaha juga dirusak oleh para pelaku.

"Empat tempat usaha itu mengalami kerusakan, karena kami bisa melihat secara demografi di lokasi terjadinya peristiwa ini, banyak rumah warga yang juga difungsikan sebagai tempat usaha."

"Sebagai contoh, ada salah satu yang mengalami kerusakan, adalah tempat tinggal, tapi di bawahnya digunakan sebagai tempat berjualan, itu yang saya maksudkan sebagai tempat usaha," bebernya.

Tak hanya itu, beberapa warga juga kehilangan barang-barang saat tawuran terjadi.

"Ada satu warga yang kehilangan barang di dalam rumhanya, seperti handphone."

"Ini terjadi saat peristiwa tawuran termasuk juga ada yang kehilangan barang dagangan," tambahnya.

Baca juga: Remaja Saling Ejek di Medsos Berujung Tawuran di Pasar Manggis, 4 Tempat Usaha Rusak

5. Polisi masih berjaga

Pascaaksi tawuran, sebanyak 15 hingga 20 personel polisi masih terus melaukan penjagaan di lokasi tawuran.

Polisi berjaga untuk mengantisipasi terjadinya tawuran susulan di kawasan tersebut.

"Saat ini ada gabungan dari Polres (Metro Jakarta Selatan) dan Polsek Setiabudi, kirang lebih sekira 15-20 personel per hari," kata Kapolsek Setiabudi, Kompol Rinaldo Aser, Rabu.

Rinaldo mengatakan, penempatan personel di lokasi tawuran itu merupakan perintah dari Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Azis Andriansyah.

"Sesuai dengan apa yang diperintahkan oleh bapak Kapolres, antara lain menempatkan petugas berseragam yang secara stasioner melaksanakan kegiatan di sekira lokasi tempat kejadian tawuran." ujarnya.

Tak hanya polisi, penjagaan juga melibatkan beberapa elemen, salah satunya adalah tokoh masyarakat setempat.

Rinaldo berharap, masyarakat membantu kepolisian untuk berperan aktif menjaga keamanan di lingkungannya.

"Kemarin juga telah mencapai kesepakatan antara warga yang tinggal di sana untuk sama-sama saling menjaga keamanan lingkungan," tambahnya.

(Tribunnews.com/Nanda Lusiana, TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim, Kompas.com/Mita Amalia Hapsari)

Penulis: Nanda Lusiana Saputri
Editor: Sri Juliati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas