Ini Cara Daftar Vaksin Covid-19 Lewat JAKI, Beserta Cara Cek Jadwal Vaksinasi
Cara daftar vaksin Covid-19 secara online melalui aplikasi JAKI (Jakarta Kini). Dilengkapi cara cek jadwal vaksinasi bagi yang sudah mendaftar.
Penulis:
Yurika Nendri Novianingsih
Editor:
Whiesa Daniswara
TRIBUNNEWS.COM - Simak cara daftar vaksin Covid-19 lewat aplikasi JAKI, beserta cara cek jadwal vaksinasi bagi yang sudah mendaftar.
Pemerintah DKI Jakarta telah membuka fasilitas vaksinasi yang diperuntukkan bagi warga dengan KTP DKI maupun warga yang tidak memiliki KTP DKI Jakarta.
Bagi yang tidak memiliki KTP DKI Jakarta, bisa menggunakan Kartu Keluarga (KK).
Pendaftaran vaksin Covid-19 dapat dilakukan secara online melalui aplikasi JAKI (Jakarta Kini).
Selain melalui aplikasi JAKI, pendaftaran juga dapat dilakukan di website resmi https://corona.jakarta.go.id/id/vaksinasi
Baca juga: KLIK pedulilindungi.id, Ini Cara Cek dan Download Sertifikat Vaksin Covid-19 ke-1 dan 2, Siapkan KTP
Berikut cara daftar vaksin Covid-19 melalui aplikasi JAKI:
- Unduh aplikasi JAKI di PlayStore atau AppStore
- Ketuk banner 'Pendaftaran Vaksinasi Covid-19' di bagian atas
- Masukkan NIK dan nama lengkap sesuai KTP
- Klik 'Periksa'
- Kemudian, akan muncul status vaksinasi
- Ketuk menu 'Daftar Vaksinasi Covid-19'
- Masukkan jadwal vaksin, identitas diri, alamat, dan kategori.
Cara Daftar Vaksin Covid-19 Melalui Website
- Kunjungi laman https://corona.jakarta.go.id/id/vaksinasi atau klik di sini
- Kemudian, klik 'Daftar Vaksinasi'
- Masukkan NIK dan nama lengkap sesuai KTP
- Klik 'Periksa' untuk mengecek status vaksinasi
Cara Cek Jadwal Vaksinasi di Aplikasi JAKI
Untuk melihat apakah Anda sudah terdaftar sebagai calon penerima vaksinasi Covid-19 lakukan cara berikut:
- Unduh aplikasi JAKI lewat Google Play Store atau App Store.
- Buka aplikasi JAKI.
- Kemudian pilih banner “Pendaftaran Vaksinasi Covid-19”.
- Masukkan NIK dan nama lengkap kamu.
- Setelah itu, klik Periksa.
Kriteria Individu yang Tidak Boleh Vaksin:
- Wanita hamil
- Orang yang sedang sakit
- Memiliki penyakit penyerta
- Memiliki riwayat autoimun
- Penyintas Covid-19
- Tidak sesuai usia yang ditentukan (12 tahun ke atas)
- Seseorang yang sedang dalam pengobatan
Baca juga: Presiden Jokowi Minta Bantuan MUI Beri Pemahaman ke Masyarakat Soal Vaksin Covid-19
Tentang Vaksin
Vaksin adalah produk biologi yang berisi antigen.
Berupa mikroorganisme atau bagiannya atau zat yang dihasilkannya yang telah diolah sedemikian rupa sehingga aman, yang apabila diberikan kepada seseorang akan menimbulkan kekebalan spesifik secara aktif terhadap penyakit tertentu.
Vaksinasi adalah proses di dalam tubuh sehingga seseorang menjadi kebal atau terlindungi dari suatu penyakit
Apabila suatu saat terpapar dengan penyakit tersebut maka orang tersebut tidak akan sakit atau hanya mengalami sakit ringan.
Mengapa harus vaksin?
Vaksin akan merangsang pembentukan kekebalan terhadap penyakit tertentu pada tubuh seseorang.
Setelah divaksin, tubuh akan mengingat virus atau bakteri pembawa penyakit, mengenali dan tahu cara melawannya.
Vaksinasi tidak hanya bertujuan untuk memutus rantai penularan penyakit, tetapi juga dalam jangka panjang untuk mengeliminasi bahkan membasmi penyakit itu sendiri.
Apabila seseorang tidak menjalani vaksinasi, maka ia tidak akan memiliki kekebalan spesifik terhadap suatu penyakit.
Sebagaimana manfaat dari vaksin lainnya, vaksin Covid-19 bermanfaat untuk memberi perlindungan tubuh agar tidak jatuh sakit akibat Covid-19 dengan cara menimbulkan atau menstimulasi kekebalan spesifik dalam tubuh dengan pemberian vaksin.
Vaksin tidak 100 persen membuat kita kebal dari Covid-19.
Namun, vaksin akan mengurangi dampak yang ditimbulkan jika kita tertular Covid-19.
Untuk itu, sekalipun telah dilakukan vaksinasi, masyarakat tetap harus mematuhi dan menjalankan protokol kesehatan Memakai masker, Menjaga jarak, dan Mencuci tangan pakai sabun.
(Tribunnews.com/Yurika)
Baca tanpa iklan