Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
TribunNews | PON XX Papua
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Penanganan Covid

Kapolda Metro Jaya ke Masyarakat DKI: Vaksin Bukan untuk Menyusahkan

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran mengimbau masyarakat DKI Jakarta untuk mengikuti dan melancarkan gerakan Vaksinasi Merdeka.

Kapolda Metro Jaya ke Masyarakat DKI: Vaksin Bukan untuk Menyusahkan
Ist
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran melaunching program Vaksinasi Merdeka di Klender, Jakarta Timur. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jajaran Polda Metro Jaya bersama instansi terkait resmi melaksanakan gerakan Vaksinasi Merdeka mulai hari ini, Minggu (1/8/2021) hingga 17 Agustus 2021 ke depan.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran mengimbau masyarakat DKI Jakarta untuk mengikuti dan melancarkan gerakan Vaksinasi Merdeka.

"Pesan kami, tolong ini betul-betul ditaati dan tafsir untuk semuanya harus vaksin itu harus dipenuhi. Vaksin ini bukan menyusahkan tapi untuk menekan laju penyebaran atau pertumbuhan Covid-19," ujar Fadil Imran saat mengikuti peluncuran gerakan Vaksinasi Merdeka di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Minggu (1/8/2021).

Baca juga: Vaksinasi Merdeka Diluncurkan, Kapolri Bicara Target 3 Juta Warga DKI Divaksin

Fadil menegaskan, tidak ada alasan bagi masyarakat DKI Jakarta untuk tidak mengikuti atau enggan menerima vaksinasi Covid-19.

Pasalnya,  dalam gerakan Vaksinasi Merdeka ini, gerai vaksin lebih dekat dan tersebar di 900 RW di seluruh DKI Jakarta.

Ia juga meminta masyarakat DKI Jakarta membuang sifat egois dengan tetap menjaga protokol kesehatan.

"Ini yang harus terus kita ingatkan sifat-sifat egois yang mementingkan diri sendiri. Saya kira harus kita buang jauh-jauh," tandasnya.

Baca juga: Sambut HUT Ke-76 RI, Polda Metro Jaya Gelar Uji Coba Program Vaksinasi Merdeka

Adapun 'Gerakan Vaksinasi Merdeka' di Jakarta akan diselenggarakan di 668 titik gerai vaksinasi yang tersebar di 900 RW, yang berada di Jakarta dengan melibatkan 4.500 relawan yang terdiri dari 1.800 orang tenaga medis, dokter pelaksana screening dan vaksinator, serta 2.700 orang non-tenaga medis, observator, dan input administrasi.

Para relawan akan mendapatkan penggantian ongkos transportasi melalui aplikasi Gojek dan insentif.

Target yang akan dicapai adalah 200 suntikan per RW per hari mulai 1 Agustus, sehingga dapat tercapai 3.060.000 suntikan pada saat hari Kemerdekaan RI ke-76.

Penulis: Reza Deni
Editor: Theresia Felisiani
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas