Tribun

Penanganan Covid

Baru 30 Persen Warga Divaksin, Polres Jakarta Timur Maksimalkan Program Vaksinasi Merdeka

Erwin kembali mengingatkan kepada masyarakat khususnya di Jakarta Timur yang belum menerima vaksin untuk sedianya bersedia divaksin.

Penulis: Rizki Sandi Saputra
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Baru 30 Persen Warga Divaksin, Polres Jakarta Timur Maksimalkan Program Vaksinasi Merdeka
Istimewa
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Erwin Kurniawan saat meninjau gerai vaksin di Al Azhar, Cakung, dimuat Minggu (8/8/2021). 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jajaran Polres Metro Jakarta Timur meminta masyarakat khususnya wilayah Jakarta Timur untuk bersedia divaksin Covid-19 agar tingkat persentase warga tervaksin di wilayah tersebut meningkat.

Hingga kini, kata Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Erwin Kurniawan, dari 319 RW yang ada, baru rata-rata 30 persen warga di Jakarta Timur yang sudah menerima vaksin Covid-19.

Adapun sebagai upaya untuk meningkatkan persentase tersebut, pihaknya kata Erwin berupaya untuk memaksimalkan melalui program vaksinasi merdeka yang digagas Kapolda Metro Jaya.

"Terdiri dari 131 gerai (vaksin merdeka) dengan target 319 RW di 131 gerai tersebut, maka kita berharap vaksinasi merdeka selama tanggal 1-17 Agustus dapat meningkatkan jumlah masyarakat yang tervaksin," kata Erwin kepada awak media saat meninjau gerai vaksin Al Azhar di RW 08 Cakung, Pulo Gebang dikutip Minggu (8/8/2021).

"Karena Jakarta timur 319 RW tersebut capaiannya baru rata-rata 30 persen," sambungnya.

Upaya ini kata Erwin selaras dengan target dari Polda Metro Jaya bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang menargetkan 100 persen warga Jakarta telah divaksin sebelum Hari Kemerdekaan RI mendatang.

Guna menyukseskan target tersebut pihaknya melakukan kolaborasi bersama jajaran Dandim, Pemerintah Kota Jakarta Timur hingga tenaga kesehatan serta relawan.

"Kemudian dari PDGI dari IDI, upaya kolaboratif ini sehingga menjadi suatu kekuatan bagi Jakarta Timur untuk melakukan vaksinasi merdeka," imbuhnya.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau pelaksanaan vaksinasi Merdeka Candi di Stadion Jatidiri, Semarang Jawa Tengah, Kamis (5/8/2021). Sigit mengatakan vaksinasi ini dilaksanakan untuk memperingati hari kemerdekaan RI pada 17 Agustus, targetnya sampai hari kemerdekaan yaitu 600.8000 dosis vaksin. Adapun perhari targetnya adalah 150.000 dosis. Vaksinasi ini menurut Kapolri adalah langkah Pemerintah untuk mengendalikan angka covid-19. Vaksinasi Merdeka Candi ini dilaksanakan di seluruh wilayah Jawa Tengah dengan melibatkan tenaga, kesehatan, TNI-Polri dan Pemda setempat. Vaksinasi ini akan menyasar kelompok masyarakat dan komunitas seperti mahasiswa dan ormas. (Tribun Jateng/Hermawan Handaka)
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau pelaksanaan vaksinasi Merdeka Candi di Stadion Jatidiri, Semarang Jawa Tengah, Kamis (5/8/2021). Sigit mengatakan vaksinasi ini dilaksanakan untuk memperingati hari kemerdekaan RI pada 17 Agustus, targetnya sampai hari kemerdekaan yaitu 600.8000 dosis vaksin. Adapun perhari targetnya adalah 150.000 dosis. Vaksinasi ini menurut Kapolri adalah langkah Pemerintah untuk mengendalikan angka covid-19. Vaksinasi Merdeka Candi ini dilaksanakan di seluruh wilayah Jawa Tengah dengan melibatkan tenaga, kesehatan, TNI-Polri dan Pemda setempat. Vaksinasi ini akan menyasar kelompok masyarakat dan komunitas seperti mahasiswa dan ormas. (Tribun Jateng/Hermawan Handaka) (TRIBUN JATENG/TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA)

Atas dasar itu Erwin kembali mengingatkan kepada masyarakat khususnya di Jakarta Timur yang belum menerima vaksin untuk sedianya bersedia divaksin.

Vaksinasi itu dapat diterima warga hanya dengan mendatangi gerai vaksin yang telah didirikan di seluruh RW di Jakarta Timur dengan membawa kartu identitas atau KTP.

Diketahui, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan sebanyak 8 juta lebih warga menerima vaksinasi Covid-19 sebelum Hari Kemerdekaan RI pada 17 Agustus mendatang.

Menyikapi hal itu, jajaran Polda Metro Jaya mengajak seluruh warga DKI Jakarta untuk sedianya mau divaksinasi guna memenuhi target dari pemerintah tersebut.

Vaksinasi ini digencarkan, agar upaya untuk mencapai herd immunity dari ancaman virus Covid-19 di DKI Jakarta bisa tercapai, sekaligus kata dia sebagai kado untuk kemerdekaan Republik Indonesia.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas