Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Virus Corona

NIK Dipakai 2 Orang Berbeda, ASN Kemendikbud Ini Tak Bisa Cetak Sertifikat Vaksin

Fanni Arimulia Nugraha tak bisa mencetak sertifikat vaksin. Hal itu lantaran Nomor Induk Kependudukan miliknya telah digunakan oleh orang lain

NIK Dipakai 2 Orang Berbeda, ASN Kemendikbud Ini Tak Bisa Cetak Sertifikat Vaksin
TRIBUN JATENG/TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA
ilustrasi: Fanni Arimulia Nugraha tak bisa mencetak sertifikat vaksin. Hal itu lantaran Nomor Induk Kependudukan miliknya telah digunakan oleh orang lain 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Seorang aparatur sipil negara yang bekerja di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek), Fanni Arimulia Nugraha (42) tak bisa mencetak sertifikat vaksin.

Hal itu lantaran Nomor Induk Kependudukan (NIK) miliknya telah digunakan oleh orang lain.

Belum lama ini ia menjalani vaksinasi Covid-19, namun justru menemui kendala ketika pencetakan sertifikat vaksin.

Baca juga: Puluhan Warga di Surade Sukabumi Keracunan Usai Santap Hidangan di Acara Hajatan

Fanni menceritakan meski telah menerima vaksin dosis pertama, sampai hari ini ia belum menerima sertifikat vaksin.

Hal ini lantaran NIK miliknya telah digunakan oleh dua orang yang berbeda.

Fanni Arimulia Nugraha (42) saat ditemui di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, Minggu (22/8/2021)
Fanni Arimulia Nugraha (42) saat ditemui di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, Minggu (22/8/2021) (TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH)

"Vaksin baru pertama kali, karena kepentingan dinas. Begitu vaksin mau ngecek administrasi buat sertifikat infonya sudah terpakai NIK nya dan saya nggak bisa cetak sertifikat vaksinnya," katanya di Cipayung, Minggu (22/8/2021).

Baca juga: PPKM Level 4 di Jakarta Berakhir Hari Ini, Polisi Kaji Penerapan Tilang dalam Kebijakan Ganjil Genap

"Saya tanya kok bisa mba? katanya kemungkinan ada salah input atau NIK nya double. Lalu disaranin ke 119. Dua hari kemarin telepon ke sana lapor dan infonya sudah dua orang yang pakai NIK KTP dan saya kaget," lanjutnya.

Sambil menunggu konfirmasi lebih lanjut, Fanni berencana mendatangi Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil guna mendapatkan kejelasan lebih lanjut.

Baca juga: PPKM Berakhir Hari Ini, Perlukah Diperpanjang? Simak Data Covid Sepekan dan Evaluasi Epidemiolog

"Saya takutnya kalau NIK itu sama, kita nggak tahu orang itu berbuat kriminal atau apa. Takut disalahgunakan dan berdampak ke saya sekalipun sayanya nggak berbuat apa-apa. Tunggu dari kantor dan Puskesmas Tanah Abang, tunggu konfirmasi dari mereka juga. Kalau memang kesalahan input bisa diperbaiki namanya. Kalau double NIK bisa urus ke Dukcapil. Kalau lama saya mau ke Dukcapil hari Senin daripada nunggu nggak jelas," tandasnya.

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul ASN Kemendikbud Ini Tak Bisa Cetak Sertifikat Vaksin karena NIK Dipakai 2 Orang Berbeda: Kok Bisa?

Editor: Sanusi
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas