Tribun

Sering Dijadikan Penipuan Online, Oxone Lapor Polisi, Kasusnya Ditangani Polres Jakarta Utara

Produknya kerap dijadikan ajang penipuan online (cyber crime), Oxoneonline melaporkan akun-akun bodong media sosial ke polisi.

Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Johnson Simanjuntak
Sering Dijadikan Penipuan Online, Oxone Lapor Polisi, Kasusnya Ditangani Polres Jakarta Utara
ist
Oxone Hadirkan Produk Berkualitas Yang Dukung Gaya Hidup Sehat 

Serta tindak pidana pencucian uang  dengan cara menampung, menerima transfer atau mengalihkan uang hasil kejahatan sesuai Pasal 3, 4 dan 5 UU Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang pelaku dapat dihukum penjara paling lama 20 tahun dan denda Rp1 miliar sampai Rp10 miliar.

Sahala juga mengajak konsumen agar lebih jeli dalam bertransaksi online

Konsumen harus curiga jika menemukan harga produk sangat murah dan wajib melakukan stalking, dan ciri-ciri penipuan lewat akun media sosial bodong.

Di antaranya kolom komentar di akun media sosial dinonaktifkan, informasi produk setiap postingan minim, follower fiktif, cek jumlah follower dengan jumlah like dan comment pada postingannya, permintaan resi pengiriman diabaikan, setelah ditransfer, penipu minta korban transfer lagi dengan alasan barang tertahan di Bea Cukai. 

"Kami mengedukasi konsumen setia Oxone dalam berbelanja online produk Oxone melalui tips aman, di antaranya melalui akun online official yaitu Instagram oxoneonline (centang biru), Twitter @OxoneOnline, Facebook OxoneOnline, akun official di marketplace Tokopedia, Shoppe, Lazada dan website official www.oxone-world.com," katanya. 

"Akun official Whatsapp 0877 5000 1881, memastikan keaslian foto barang, Jangan tergiur dengan harga jual produk Oxone sangat murah, Pastikan pembayaran aman, dan terakhir transaksi dengan pihak Oxone hanya menggunakan rekening a.n PT Octa Utama, maka berhati-hati jika harus melakukan transfer ke rekening pribadi," tambahnya.
 

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas