Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Greg Hambali Sebut GLOW Akan Membuat Lebih Banyak Anak-anak Tertarik Datang ke Kebun Raya Bogor

Bapak Aglonema Indonesia Gregori Garnadi Hambali angkat bicara terkait konsep eduwisata baru di Kebun Raya Bogor (KRB)

Greg Hambali Sebut GLOW Akan Membuat Lebih Banyak Anak-anak Tertarik Datang ke Kebun Raya Bogor
Via Kompas.com
Glow Kebun Raya bertujuan memperkenalkan sejarah dan tumbuhan kepada generasi milenial. (Dok. Glow Kebun Raya) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bapak Aglonema Indonesia Gregori Garnadi Hambali angkat bicara terkait konsep eduwisata baru di Kebun Raya Bogor (KRB) bertajuk GLOW.

Pria yang akrab disapa Greg Hambali ini menilai, adanya GLOW dapat mengarah kepada penelitian dan pengamatan yang lebih mendalam terhadap flora dan fauna KRB yang aktif pada malam hari.

Greg Hambali adalah Master of Science (MSc) dalam bidang Konservasi dan Pemanfaatan Sumber Daya Genetik, Dapartemen Biologi Universitas Birmingham, Inggris (1976).

Dirinya memilih jadi peneliti lepas setelah berhenti dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia atau LIPI.

Sudah lebih 20 tahun Gregori Garnadi Hambali melakukan penyilangan tanaman hias.

Dari beliau muncul berbagai persilangan Aglonema baru salah satunya aglaonema Pride of Sumatra, dan Karya paling fenomenalnya adalah Aglaonema Harlequin yang terjual Rp660 juta pada 2006.

Menurut Greg Hambali, program GLOW juga berkaitan dengan upaya edukasi tentang konservasi tumbuhan yang juga diterapkan oleh pengelola Kebun Raya Bogor.

Pakar Konversi, Gregori “Greg” Garnadi Hambali
Pakar Konversi, Gregori “Greg” Garnadi Hambali (Dokumentasi Zaenal Arifin, General Manager Corporate Communication & Security PT Mitra Natura Jaya)

“Kalau kita di sini alergi penelitian malam hari, bagaimana kita bisa lihat mengupayakan konservasinya? Jadi kita mesti paham proses apa yang terjadi di alam ini secara holistik, bukan sepotong-sepotong. Prosesnya malam itu berkesinambungan,” ujar Greg, dalam keterangan yang diterima, Minggu (10/10/2021).

Dia menambahkan, dengan adanya program GLOW, anak-anak yang datang dapat melihat dan mengamati tumbuhan yang aktif pada malam hari.

Sekaligus melihat tayangan video mapping tentang sejarah, konservasi dan penelitian di Kebun Raya Bogor dengan latar belakang pepohonan.

Menurut dia, konsep ini perlu diapresiasi. Ada baiknya semua pihak datang untuk melihat langsung agar mengerti makna yang disampaikan dari program GLOW sendiri.

Baca juga: Glow, Program Edukasi Wisata Malam Kebun Raya Bogor

“Dengan program GLOW ini, akan membuat lebih banyak anak-anak tertarik datang ke Kebun Raya Bogor. Ini menjadi kesempatan bagi mereka untuk belajar lebih dalam tentang yang terjadi di lingkungannya, bukan saja di siang hari tapi juga di malam hari,” kata pria yang dikenal sebagai Bapak Aglaonema ini.

“Ini menjadi hal yang harus kita perhatikan. Jadi jangan alergi terhadap hal-hal yang baru,” imbuhnya.

Editor: Wahyu Aji
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas