Tribun

Kriminalitas

Tergiur Untung Berlipat, Korban Dugaan Penipuan Robot Trading Kripto Lapor ke Polda Metro Jaya

korban setelah bergabung bersama robot Kripto MarkAI sejak Juni 2021 melapor ke Polda Metro Jaya.

Penulis: Fandi Permana
Editor: Wahyu Aji
Tergiur Untung Berlipat, Korban Dugaan Penipuan Robot Trading Kripto Lapor ke Polda Metro Jaya
Wartakotalive.com/Desy Selviany
Duta, korban penipuan robot crypto Mark AI lapor ke Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Rabu (20/10/2021). 

Pihak MarkAI sempat berjanji akan mengaktifkan kembali prosss trading dan transaksi pada 18 Oktober 2021.

Baca juga: Pengacara Terduga Korban Penipuan Tuding Olivia Nathania Masih Cari Mangsa hingga Awal Oktober

Namun, baik aplikasi dan website tersebut malah tak dapat diakses dan menghilang di dunia maya.

Hal ini pun membuat seluruh member resah dengan dana yang sudah dihimpun hingga mikiaran ruoiah. Hampir sepekab para member juga tak menerima kejelasan dari pihak MarkAI.

Duta menjelaskan, berdasarkan grup trading yang dinaunginya sendiri ada sekira 500 orang yang tertipu dengan MarkAI. Total kerugiannya ditaksir mencapai Rp500 juta sampai Rp1 Miliar.

Sementara dana segar Duta yang masih mengendap di aplikasi MarkAI sekitar 4.000 dollar AS atau setara dengan Rp 62 juta.

"Saya oegang member 52 orang tapi hirarki ada level 1, 2 dan 3. Level 1 di saya 52 orang dan level di bawah saya ada 400 orang. Jadi total ada 500 orang di grup saya," jelas Duta.

Duta membeberkan, diperkirakan MarkAI mempunyai member 400 ribu member. Sehingga Duta menduga ada sekitar 400 ribu member tertipu dari aplikasi trading Kripto yang diketahui bodong.

Aplikasi MarkAI sendiri memiliki website web.mark666.com yang tak dapat diakses hingga saat ini. 

Ikuti kami di
  Tribun JualBeli

Wiki Populer

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas