Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Anies: Kalau Hujan di Bawah 100 mm Tapi Banjir, Berarti Ada yang Salah

Anies Baswedan menyebut tahun ini pihaknya bekerja berdasarkan ukuran target dalam penanganan bencana di musim hujan, termasuk banjir.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Anies: Kalau Hujan di Bawah 100 mm Tapi Banjir, Berarti Ada yang Salah
Wartawan TribunJakarta.com/Gerald Leonardo
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menghadiri acara penyerahan IMB Kawasan di Kampung Tanah Merah, Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut tahun ini pihaknya bekerja berdasarkan ukuran target dalam penanganan bencana di musim hujan, termasuk banjir.

Dijelaskan Anies, jika volume air hujan terukur di atas 100 mm per hari, maka harus ada pompa untuk mengeringkan area tergenang.

Targetnya selama 6 jam area tergenang tersebut sudah harus kering.

"Jadi kita menetapkan target setelah hujan berhenti, bila hujannya di atas 100 mm per hari maka harus di pompa dikeringkan diberikan target 6 jam," kata Anies di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (2/11/2021).

Baca juga: DPRD dan Pemprov DKI Segera Bahas Batasan Dana Hibah bagi Tempat Ibadah

Namun jika volume air hujan yang turun per hari di bawah 100 mm, maka kata Anies semestinya tak akan terjadi genangan atau banjir.

Bila tetap terjadi, menurutnya ada yang salah dalam manajemen kerja penanganan banjir.

"Kalau di bawah 100 mm hujannya maka seharusnya tidak terjadi banjir, tentunya ada sesuatu yang salah di dalam manajemen," ucapnya.

Baca juga: Kapolri Tunjuk Anak Mantan Wapres Try Sutrisno Jadi Kakorlantas

Baca juga: Tanggapi Imbauan Anies Warga Jakarta Siaga Hadapi Banjir, Anggota DPRD Kenneth: Harus Out Of The Box

Rekomendasi Untuk Anda

Selain faktor volume air hujan yang turun, Anies juga melihat pada volume air sungai.

Sebab kata Anies, jika aliran sungai tidak kunjung normal dalam waktu 6 jam, maka yang terjadi adalah wilayah yang dilewatinya akan tetap banjir.

"Begitu juga dengan aliran sungai sudah kembali titik normal maka 6 jam setelahnya kalau air sungainya tidak turun - turun maka banjirnya akan terus terjadi," ungkap Anies.

Sebagai informasi Pemprov DKI tahun ini telah melengkapi diri dengan alat ukur curah hujan yang tersebar di 267 kelurahan.

Alat ini akan menjadi gambaran para petugas lapangan membaca situasi kondisi hujan.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas