Tribun

Profil AKBP Dermawan Karosekali, Perwira Polri yang Dikeroyok Sejumlah Oknum Ormas di Gedung DPR

Pada Oktober 2021 lalu, Dermawan pernah tergabung dalam tim yang merazia Holywings V Tebet.

Editor: Hasanudin Aco
Profil AKBP Dermawan Karosekali, Perwira Polri yang Dikeroyok Sejumlah Oknum Ormas di Gedung DPR
Twitter @TMCPoldaMetro
Aksi AKBP Dermawan Karosekali memegang ular saat melaporkan situasi banjir di Jakarta pada Februari 2020. 

Dari 22 orang tersebut, 15 orang ditetapkan menjadi tersangka dalam insiden kericuhan itu.

Terbaru, polisi mengumumkan bahwa ada satu orang lagi yang ditetapkan sebagai tersangka.

"Jadi dari 22 yang ditangkap kemarin, sekarang ditetapkan 16 jadi tersangka. Ada juga 5 orang yang dipulangkan karena setelah dilakukan pemeriksaan tidak terbukti bersalah dalam insiden itu," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol E. Zulpan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (26/11/2021).

Adapun insiden pengeroyokan terhadap perwira menengah Ditlantas Polda Metro, AKBP Dermawan Karosekali, Zulpan membeberkan identitas pelaku.

"Inisial pemukulnya berinisial RC. Saat ini tengah dilakukan pendalaman oleh penyidik bagaimana keterlibatan dia di ormas itu," jelas Zulpan.

Polda Metro Jaya langsung menangkap puluhan anggota ormas Pemuda Pancasila (PP) yang menjadi pelaku rusuh dalam demo di depan gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat.
Polda Metro Jaya langsung menangkap puluhan anggota ormas Pemuda Pancasila (PP) yang menjadi pelaku rusuh dalam demo di depan gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat. (Tribunnews.com/Fandi Permana)

Zulpan memastikan, bahwa tersangka yang ditahan merupakan kader atau anggota dari Pemuda Pancasila.

Hal itu berdasarkan penyitaan barang bukti berupa seragam khas PP dan kartu tanda anggota.

"Dia anggota, karena menggunakan seragam atribut lengkap. Saat ini yang bersangkutan masih dalam pemeriksaan oleh penyidik," tambah Zulpan.

Selain itu, Zulpan mengatakan, bahwa dalam peristiwa ini polisi tak menutup kemungkinan akan adanya tersangka baru.

Tak hanya itu, hingga kini polisi masih menunggu pertanggungjawaban koordinator aksi dari Ormas Pemuda Pancasila yang menjadi penanggung jawab dalam aksi kemarin.

"Nanti apakah ada tersangka lainnya. Kita juga meminta pertanggungjawaban koordinator lapangan yang menjadi penanggung jawab yang menggelar aksi kemarin," tuturnya.

(Tribunnews.com/Pravitri Retno W/Fandi Permana, TribunStyle.com/Gigih Panggayuh Utomo, WartaKota/Andika Panduwinata, Kompas.com/Nirmala Maulana Achmad)

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas