Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sahroni Yakin Bisa Lampaui WSBK di Mandalika: Ekonomi DKI Akan Tumbuh 30 Persen Dampak Formula E

Ketua Pelaksana Formula E Ahmad Sahroni meyakini ekonomi DKI Jakarta akan tumbuh mencapai 30 persen dampak dari gelaran balap mobil listrik Formula E

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Sahroni Yakin Bisa Lampaui WSBK di Mandalika: Ekonomi DKI Akan Tumbuh 30 Persen Dampak Formula E
Instagram @ahmadsahroni88
Miliki Kekayaannya Rp 162 Miliar, Ahmad Sahroni Sang Ketua Ferrari Dulu Tinggal di Rumah Sepetak Mirip Ruko 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah pusat melalui Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengklaim perekonomian Provinsi NTB tumbuh 5 persen karena pembangunan Sirkuit Mandalika, dan gelaran World Superbike (WSBK).

Namun, Ketua Pelaksana Formula E Ahmad Sahroni meyakini ekonomi DKI Jakarta akan tumbuh mencapai 30 persen dampak dari gelaran balap mobil listrik Formula E pada Juni 2022 mendatang.

"30 Persen, Amin," kata Sahroni kata Sahroni dalam diskusi daring Tribun Network bertajuk 'Mengungkap Rencana Gelaran Formula E', Kamis, 2 Desember 2021.

Politikus Partai Nasdem ini mengatakan dampak ekonomi selama pelaksanaan WSBK di Mandalika selama 3 hari diklaim tumbuh 5 persen. 

Namun di Jakarta, dirinya berani menargetkan tinggi lantaran pelaksanaan Formula E berlangsung di ibu kota yang notabene jadi kota pusat perekonomian nasional.

Baca juga: PSI Sarankan Surya Paloh Minta Ahmad Sahroni Mundur Sebagai Ketua Pelaksana Formula E

Selain itu, ajang Formula E juga dinilai akan jadi branding atau pencitraan bagi negara Indonesia mengenalkan Jakarta ke level dunia.

"Bagaimana lagi kalau pelaksanaan Formula E di Jakarta? Di Jakarta lho. Dampak impact yang sekecil, event WSBK saja sudah 5 persen, bagaimana nanti di Jakarta?," kata dia.

Rekomendasi Untuk Anda

"Bisa bayangkan lah luar biasa dampak impact yang pertama impact ekonomi, yang kedua branding negara, yang ketiga adalah aspek di mana pelaku-pelaku, bos-bos besar di event ini berdatangan ke Jakarta," sambungnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas