Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Melawan Petugas, Kaki Dalang dan Eksekutor Pembunuhan Vicky Diterjang Timah Panas

Polisi telah menangkap dua pelaku pembunuhan pria bernama Fiky di TPU Kober Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Melawan Petugas, Kaki Dalang dan Eksekutor Pembunuhan Vicky Diterjang Timah Panas
Annas Furqon Hakim/TribunJakarta.com
MYL, Satu pelaku pembunuhan terhadap Vicky Firlana (22), dihadirkan di Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat (11/2/2022). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polisi telah menangkap dua pelaku pembunuhan pria bernama Vicky Firlana di TPU Kober Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Terbaru, polisi menangkap DR di Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat pada Jumat (11/2/2022) malam.

Polisi terpaksa memberikan tindakan tegas dan terukur dengan melepaskan timah panas pada bagian kaki DR karena berupaya melawan petugas.

"Sebelumnya kita telah mengamankan tersangka pembunuhan yakni MYL dan sekarang kita telah berhasil mengamankan satu tersangka lagi hasil proses pengembangan dengan inisial DR," kata Wakasat Reskrim Polres Jaksel AKP Yefta Ruben.

Ruben mengatakan, DR ditangkap di daerah Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat.

Menurutnya, DR sempat melawan saat akan ditangkap saat hendak digelandang polisi untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Baca juga: Terkuak Motif Asmara, Fakta Baru Pembunuhan Pria di TPU Kober, Abun Tewas Saat Menuju Rumah Kekasih

"Pelaku kami amankan di daerah Kembangan, Jakarta Barat di jalan raya Srengeng. Pada saat itu yang bersangkutan sempat melakukan perlawanan, akhirnya kita melakukan tindakan tegas dan terukur kepada pelaku," ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Ruben menjelaskan, bahwa DR diduga kuat berperan dalam eksekusi pembunuhan Vicky di TPU Kober Ulujami.

Ia diduga berperan dengan memegang dan mencekik korban sebelum ditusuk oleh satu pelaku lain yakni MYL.

DR juga sebagai perantara yang mempertemukan otak pembunuhan dengan eksekutor.

Ia juga diming-imingi uang Rp2 juta untuk melancarkan aksi keji itu dan hasilnya dibagi dua dengan MYL.

"Yang kemudian juga sebagai penghubung terhadap otak pelaku. Mereka juga diiming-imingi imbalan dari otak pembunuhan. Masing-masing 1 juta untuk MYL dan DR," imbuhnya.
 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas