Harga Cabai di Pasar Kramat Jati Jakarta Naik hingga 60 Persen
Harga sejumlah jenis cabai dan bawang di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, melonjak signifikan dalam sepekan terakhir.
Editor:
Hasanudin Aco
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Harga sejumlah jenis cabai dan bawang di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, melonjak signifikan dalam sepekan terakhir.
Seorang pedagang sayur mayur di Pasar Kramat Jati bernama Alim mengatakan harga cabai rawit merah yang sebelumnya berkisar Rp 50-55 ribu per kilogram kini naik menjadi Rp 80 ribu per kilogram.
Dengan kata lain kenaikannya mencapai hingga 60 persen.
"Rawit merah sudah Rp 80 ribu. Sekarang cabai merah keriting saja rata-rata Rp 50 ribu per kilogram, sebelumnya Rp 30 ribu," kata Alim di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (3/3/2022).
Baca juga: BI Prediksi Februari Deflasi 0,05 persen, Migor hingga Cabai Rawit Jadi Penyumbang Utama
Kenaikan harga juga terjadi pada jenis cabai rawit hijau, dari yang sebelumnya dijual Rp 25 ribu per kilogram dalam satu pekan terakhir juga melonjak menjadi Rp 40 ribu per kilogram.
Tidak hanya cabai, harga bawang merah dan putih yang dibutuhkan untuk kebutuhan nyaris setiap masakan juga mengalami kenaikan berkisar Rp 5 hingga Rp 10 ribu per kilogram.
"Bawang merah sekarang memang sudah turun dari Rp 50 ribu ke Rp 40 ribu per kilogram, tapi harga normalnya itu Rp 30 ribu per kilogram. Jadi harganya masih naik, belum normal," ujarnya.
Sementara untuk bawang putih, Alim menuturkan harga mengalami kenaikan dari yang sebelumnya berkisar Rp 30 ribu per kilogram sekarang menjadi Rp 35 ribu per kilogram.
Menurutnya kenaikan ini imbas aksi mogok para sopir truk yang membawa pasokan barang dari wilayah Jawa ke Jakarta beberapa waktu lalu, sehingga distribusi sempat terkendala.
"Pembeli banyak yang komplain, tapi mereka mau enggak mau sih beli. Tapi banyak yang mengurangi jumlah belanja. Jarang yang beli per kilogram. Harapannya ya cepat turun harga," tuturnya.
Uci, satu pembeli di Pasar Kramat Jati mengeluhkan kenaikan harga cabai dan bawang yang karena dikhawatirkan masih dapat melonjak hingga bulan Ramadan pada April 2022.
Terlebih kenaikan terjadi di saat harga komoditas lain seperti minyak goreng, tempe, tahu, dan daging sapi naik sehingga membuat daya beli warga semakin terpuruk.
"Memberatkan karena kebutuhan enggak cuman cabai. Harapannya segera diturunin minyak goreng, dan jangan sampai langka lagim Capek mahal, kasihan warga yang menengah ke bawah," kata Uci.
Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Melonjak dalam Sepekan, Harga Cabai Rawit Merah di Pasar Kramat Jati Rp 80 Ribu Per Kilogram
Baca tanpa iklan