Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Moeldoko Optimistis Target Percepatan Vaksinasi Bisa Tercapai Ramadan Ini

Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko optimistis target percepatan vaksinasi bisa dicapai di bulan ramadan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Reza Deni
Editor: Toni Bramantoro
zoom-in Moeldoko Optimistis Target Percepatan Vaksinasi Bisa Tercapai Ramadan Ini
Ist
Kepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko resmi melaporkan dua peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Egi Primayogha dan Miftah kepada Bareskrim Polri pada hari ini, Jumat (10/9/2021). 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Reza Deni

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko optimistis target percepatan vaksinasi bisa dicapai di bulan ramadan.

Terlebih, kata dia, Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah mengeluarkan fatwa, bahwa vaksin tidak membatalkan puasa.

"Momentum pelaksanaan ibadah sholat tarawih berjamaah di masjid dan mushola, bisa menjadi medium untuk melakukan vaksinasi. Saya berharap berkumpulnya jamaah bisa dimanfaatkan untuk melakukan percepatan vaksinasi," kata Moeldoko dalam keterangan yang diterima, Sabtu (2/4/2022)

Moeldoko memastikan para tokoh agama juga sudah siap mendukung vaksinasi tersebht.

Seperti diketahui, rapat koordinasi sinkronisasi dan persiapan vaksinasi dan protokol kesehatan selama bulan ramadan yang digelar secara daring ini, dihadiri perwakilan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kementerian Agama (Kemenag), Kementerian PMK, dan sejumlah lembaga.

Moeldoko meminta Kemenkes memastikan ketersediaan vaksin di sejumlah daerah.

Rekomendasi Untuk Anda

"Jangan sampai besarnya animo masyarakat untuk divaksin, tidak diimbangi dengan pasokan vaksin di lapangan," katanya.

Selain itu, Moeldoko juga mendorong kementerian terkait, untuk melibatkan tokoh agama dan masyarakat dalam mensosialisasikan Surat Edaran tentang pelaksanaan ibadah di bulan ramadan dan mudik lebaran.

"Ada keinginan tokoh agama di mana saat mengumumkan ketentuan-ketentuan ibadah ramadan dan hari raya supaya melibatkan MUI dan ormas lainnya," pungkas Moeldoko
 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas