Tribun

Satpol PP Gelar Razia Prostitusi di 3 Hotel Tangerang Selatan, 16 PSK dan Pasangan Tak Sah Diamankan

Satpol PP Tangerang Selatan (Tangsel) melakukan razia ke tiga hotel yang diduga dijadikan tempat praktik prostitusi, 43 orang diamankan.

Penulis: Abdi Ryanda Shakti
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Satpol PP Gelar Razia Prostitusi di 3 Hotel Tangerang Selatan, 16 PSK dan Pasangan Tak Sah Diamankan
Dokumentasi Satpol PP Tangsel
Ilustrasi: Satpol PP Tangerang Selatan mengamankan puluhan Pekerja Seks Komersial (PSK) dari tiga hotel. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdi Ryanda Shakti

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Satpol PP Tangerang Selatan (Tangsel), Banten melakukan razia ke tiga hotel yang diduga dijadikan tempat praktik prostitusi.

Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Tangerang Selatan, Muksin Al Fachry mengungkapkan razia itu dikakukan pada Sabtu (13/8/2022) sekira pukul 02.30 WIB.

"Pada operasi penegakan Perda kami dapati dugaan pelanggaran peraturan daerah terkait asusila dan prostitusi dari tiga hotel yang kami lakukan pemeriksaan hotel yaitu Hotel RH, Hotel OLH, dan Hotel CSH," kata Muksin, dalam keterangan, Minggu (14/8/2022).

Muksin menuturkan dalam razia tersebut, puluhan orang yang diduga melakukan praktik prostitusi berhasil dijaring.

Total, ada 43 orang diamankan saat itu.

"Kami jaring terdapat 27 perempuan dan 16 laki-laki," katanya.

Baca juga: Satpol PP Kota Tangerang Selatan Amankan 18 Perempuan Diduga PSK

Muksi menerangkan dari total orang yang diamankan, 18 orang di antaranya mengaku merupakan pekerja seks komersial (PSK).

Sedangkan sisanya merupakan pasangan tidak sah.

Selain mengamankan puluhan orang, Muksin mengatakan pihaknya juga menemukan sejumlah alat kontrasepsi saat penggerekan itu.

Baca juga: Tim Gagak Hitam Satpol PP Razia 3 Hotel di Tangsel, Belasan PSK dan Pasangan Mesum Diamankan 

"Kami dapati pekerja seks komesial terdapat 18 orang dan sisanya adalah pasangan tidak sah. Terkait pasangan tidak sah pihak keluarga sudah kami panggil untuk menjemput supaya dilakukan pembinaan lebih lanjut oleh keluarga," ucap Muksin.

Muksin meyebut 18 pekerja seks yang ditangkap petugas pun mengaku memasang tarif mulai dari Rp 400 ribu hingga Rp 800 ribu.

"Tarif Rp 400 ribu sampai Rp 800 ribu. Melayani pelanggan dari dua hingga delapan orang setiap hari," kata Muksin.

Lebih lanjut, Muksin mengatakan pihaknya bakal mengetatkan pengawasan terkait dugaan hotel yang menyediakan layanan prostitusi terselubung di Tangerang Selatan.
Para pekerja seks komersial yang diamankan dini hari tadi pun telah diserahkan kepada pihak dinas sosial.

"Untuk perempuan yang diduga PSK atau open BO kami serahkan ke Dinas Sosial kota Tangerang Selatan untuk di lakukan langkah-langkah lebih lanjut," kata Muksin.

Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas